TPS Liar di Kebalen Ditutup, Sampah 20 Gerobak Dibuang ke Kantor Kelurahan

Sampah dibuang ke halaman Kantor Kelurahan Kebalen. (Metrotvnews.com/Antonio)

TPS Liar di Kebalen Ditutup, Sampah 20 Gerobak Dibuang ke Kantor Kelurahan

Antonio • 30 December 2025 06:45

Bekasi: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Kelurahan Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 28 Desember 2025. Penutupan dilakukan setelah video TPS liar di wilayah tersebut viral di media sosial.

Plt Bupati Bekasi Asep Supria Atmaja mengatakan pihaknya mendapat arahan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mengecek langsung lokasi yang dituding sebagai TPS liar tersebut. Dari hasil peninjauan, video yang beredar ternyata bukan kondisi terbaru.

"Setelah saya cek langsung, ternyata lokasi sudah bersih dan videonya merupakan video lama. Saya juga sudah melakukan video call dengan Pak Gubernur untuk menyampaikan bahwa kondisi di lapangan saat ini sudah bersih," kata Asep dalam keterangan tertulis dikutip Senin, 29 Desember 2025.

Plt Bupati Bekasi Asep Supria Atmaja

Asep menyebut ada dua titik TPS liar yang berada di belakang ruko terbengkalai di kawasan Perumahan Taman Kebalen. Salah satunya di sekitar Taman Kebalen.

"Setelah ini akan kita lihat secara menyeluruh, baru kemudian ditentukan langkah penanganannya," kata Asep.

Sampah Dibuang di Kantor Kelurahan Kebalen

Namun, penutupan TPS liar tersebut membuat sebagian warga dan petugas pengangkut sampah kebingungan mencari lokasi pembuangan. Akibatnya, tumpukan sampah dari 20 gerobak dibuang ke halaman Kantor Kelurahan Kebalen pada Senin, 29 Desember 2025.

Salah satu petugas pemungut sampah, Iwan, mengaku terpaksa membuang sampah di kantor kelurahan karena tidak ada tempat lain.

"Buang di sini, di Kantor Kelurahan Kebalen karena kemarin (TPS Ilegal) ditutup," kata Iwan di Bekasi. Ketua Kelompok Masyarakat Pemilah Sampah (KMPS) Kelurahan Kebalen, Sarifudin, menjelaskan bahwa selama ini kawasan tersebut memang memanfaatkan TPS liar yang kini sudah ditutup. Ia mengatakan para petugas sampah kini meminta solusi kepada pihak kelurahan.

"Ini sampah yang di Kelurahan Kebalen, bukan sampah luar. Yang ngangkut anak-anak Kelurahan Kebalen. Makanya anak-anak pada kemari minta solusi sama Lurah," kata Sarifudin.

Untuk sementara waktu, sampah yang menumpuk di halaman kantor kelurahan akan diangkut oleh truk dari UPTD setempat. Meski begitu, warga berharap pemerintah segera menyediakan fasilitas pembuangan sampah yang layak.

"Harapannya pemerintah ini bisa kasih solusinya yang terbaik gimana. Apakah ditaruhin L-Bak (bak sampah) sebanyak tiga atau dua biar diangkut setiap hari. Jadi sampah tidak menumpuk di lahan seperti ini," ujar Sarifudin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)