Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Foto: Metro TV/Diva Rabiah.
Bandara Soetta Dibuka Kembali Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau
Diva Rabiah • 8 September 2026 06:59
Tangerang: Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan Bandara Soekarno-Hatta kembali dibuka. Pembukaan dilakukan berdasarkan informasi dan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Volcanic Ash Advisory Center terkait pergerakan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Malam hari pukul 23:59 kami mengakhiri penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta," kata Dudy Purwagandhi, Selasa, 8 September 2026.
"Dari kedua badan tersebut kami mendapatkan informasi bahwa debu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau pada dini hari tadi sudah mengarah ke arah barat daya di ketinggian 6.000 feet pada kecepatan 15 knot. Kami melakukan pembicaraan dengan sluruh stakeholder terkait bahwa kami mengeluarkan NOTAM kepada seluruh maskapai bahwa kelima bandara tersebut kami nyatakan dibuka kembali," ungka Dudy.
Kondisi tersebut dianggap aman untuk operasional penerbangan pesawat udara. Sejumlah penerbangan pun mulai dioperasikan pada Selasa pagi, di antaranya Pesawat kargo dari maskapai My Indo, Garuda Indonesia dengan rute tujuan Sorong dan Jayapura, dan Batik Air dengan rute tujuan Ambon.
.jpg)
Ilustrasi - Sejumlah pesawat terparkir di area Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. ANTARA/Azmi Samsul M
Syarat Bandara Beroperasi Kembali
Meski bandara telah kembali dibuka, Dudy menegaskan terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipastikan sebelum penerbangan beroperasi normal. Pengelola bandara wajib memastikan runway, taxiway, dan apron dalam kondisi bersih dari debu vulkanik.
Sementara itu, operator penerbangan diminta memastikan pesawat yang akan diterbangkan berada dalam kondisi aman dan layak terbang. Pemeriksaan dilakukan oleh maskapai dan kemudian diverifikasi oleh otoritas bandara.
Pemerintah juga memastikan sarana dan prasarana bandara telah aman serta pesawat siap diberangkatkan menuju tujuan masing-masing. Dudy menyebut terdapat sekitar 178 pesawat yang berada di Bandara Soekarno-Hatta. Karena itu, proses pemeriksaan dan persiapan sebelum pesawat diterbangkan kemungkinan membutuhkan waktu tambahan.
Penumpang diharap bersabar selama proses pemeriksaan berlangsung untuk memastikan seluruh pesawat yang beroperasi memenuhi aspek keselamatan dan kelayakan terbang.