Dari Banjir Hingga Karhutla, BNPB Imbau Masyarakat Waspada Potensi Bencana

Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir menggenangi rumah dan akses jalan warga di Kabupaten Gresik, Senin, 16 Maret 2026. Foto: BPBD Kabupaten Gresik

Dari Banjir Hingga Karhutla, BNPB Imbau Masyarakat Waspada Potensi Bencana

Silvana Febiari • 19 March 2026 17:07

Jakarta: Cuaca ekstrem yang melanda Indonesia menyebabkan kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering. 

"Masyarakat diharapkan untuk memantau informasi cuaca secara berkala, menjaga lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada BPBD setempat," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Kamis, 19 Februari 2026. 
 


Fenomena ini menyebabkan perubahan iklim yang tidak hanya memicu curah hujan tinggi, tetapi juga kekeringan ekstrem. Curah hujan yang tinggi menimbulkan banjir, angin kencang, dan abrasi. Di sisi lain, panas menyengat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir menggenangi rumah dan akses jalan warga di Kabupaten Gresik, Senin, 16 Maret 2026. Foto: BPBD Kabupaten Gresik


BNPB mencatat sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Di antaranya melanda Kabupaten Timor Tengah Utara (Nusa Tenggara Timur), Kabupaten Gresik (Jawa Timur), Kabupaten Bone (Sulawesi Selatan), Kota Bandung dan Kabupaten Majalengka (Jawa Barat). 

Selain itu, beberapa wilayah mengalami abrasi, termasuk Kabupaten Halmahera Timur dan Minahasa. Sementara itu, kebakaran hutan terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah dan Riau.

"Pemerintah daerah bersama BPBD diimbau untuk memastikan kesiapan personel, logistik, dan peralatan guna mendukung upaya pengurangan risiko bencana dan penanganan darurat secara cepat dan terkoordinasi," ungkap Abdul. (?Rifda Muthia Zahra)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)