Korea Selatan Gelar Rapat Darurat usai Korea Utara Luncurkan 10 Rudal

Korea Utara meluncurkan 10 rudal balistik ke arah Laut Jepang pada Sabtu, 14 Maret 2026. (Anadolu Agency)

Korea Selatan Gelar Rapat Darurat usai Korea Utara Luncurkan 10 Rudal

Willy Haryono • 15 March 2026 13:47

Seoul: Kantor Keamanan Nasional Korea Selatan menggelar pertemuan darurat setelah Korea Utara meluncurkan sedikitnya 10 rudal balistik ke arah Laut Jepang.

Administrasi kepresidenan Korea Selatan pada Sabtu kemarin mengatakan bahwa pertemuan tersebut dilakukan untuk menilai dampak peluncuran rudal terhadap keamanan nasional.

“Kantor Keamanan Nasional menilai dampak peluncuran ini terhadap keamanan nasional sekaligus meninjau langkah-langkah balasan yang diperlukan,” demikian menurut pernyataan resmi Korsel yang dilansir Antara, Minggu, 15 Maret 2026.

Pertemuan darurat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pertahanan, Kepala Staf Gabungan, serta lembaga terkait lainnya.

Administrasi kepresidenan menyebut presiden telah menerima laporan lengkap mengenai situasi peluncuran rudal dan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah.

Dalam pertemuan, pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga kesiapan latihan militer gabungan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Latihan yang diberi nama Freedom Shield telah berlangsung sejak 9 Maret, dan akan berakhir pada 19 Maret mendatang.

Seoul menilai peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pemerintah Korea Selatan juga mendesak Pyongyang untuk segera menghentikan tindakan tersebut.

Baca juga:  Korea Utara Tembakkan 10 Rudal Balistik saat Latihan AS-Korea Selatan

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)