Banjir Makin Tinggi di Petir Tangerang, Sejumlah Warga Mulai Mengungsi

Banjir di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.

Banjir Makin Tinggi di Petir Tangerang, Sejumlah Warga Mulai Mengungsi

23 January 2026 09:12

Tangerang: Pemukiman warga di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, masih terendam banjir hingga Jumat pagi, 23 Januari 2026. Ketinggian air dilaporkan makin tinggi, nyaris mencapai dua meter.

Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir merendam sedikitnya tiga rukun warga (RW), yakni RW 5, RW 6, dan RW 7. Genangan air yang semakin tinggi membuat sebagian warga memilih meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan pantauan di lokasi, ketinggian air yang sebelumnya sekitar 1,5 meter pada Kamis sore, 22 Januari 2026, kini naik signifikan. Kondisi tersebut diduga akibat hujan dengan intensitas tinggi yang sempat mengguyur Jabodetabek pada Jumat pagi, ditambah air kiriman yang menyebabkan Kali Angke meluap ke permukiman warga.


Banjir di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. 

Sejumlah warga terlihat beramai-ramai mengungsi ke rumah sanak saudara, masjid, hingga tempat pemotongan hewan. Namun, tidak sedikit warga yang memilih bertahan di lantai dua rumah sambil menjaga barang berharga mereka.

Salah seorang warga terdampak, Risman, mengaku terpaksa mengungsi karena air terus meninggi sejak dini hari. Ini menjadi kali kedua dirinya mengungsi akibat banjir.

“Air makin tinggi dari jam setengah dua pagi. Ini mengungsi yang kedua kali ke rumah saudara, biar enggak kebanjiran,” ujar Risman, Jumat, 23 Januari 2026.

Ia berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Banjir di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. 

Sementara itu, warga lainnya, *Wati, bersama keluarga dan cucunya yang masih bayi juga memilih mengungsi ke rumah saudara. Menurutnya, ketinggian air di rumahnya hampir mencapai atap.

“Mau ngungsi, air makin naik. Kalau di sini sudah dua meteran, tinggal genteng saja,” kata Wati.

Tak hanya merendam permukiman warga, banjir juga memutus akses Jalan Ahmad Dahlan, Kota Tangerang, menuju Jakarta Barat. Akibatnya, arus lalu lintas terganggu dan sejumlah pengendara terpaksa memutar arah mencari jalur alternatif. Bahkan, tidak sedikit sepeda motor mogok akibat mesin terendam air.

Berdasarkan data BPBD Kota Tangerang, banjir saat ini melanda sembilan kecamatan. Dua wilayah terdampak terparah yakni Kecamatan Cipondoh dan Kecamatan Priuk, dengan ketinggian air dilaporkan mencapai nyaris dua meter. (MGN/Ahmad Heri)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)