BMKG Peringatkan Gelombang Hingga 4 Meter Ancam Perairan NTT

Ilustrasi - Kondisi saat gelombang laut di pesisir Kota Kupang, Pulau Timor, NTT. ANTARA/Yoseph Boli Bataona

BMKG Peringatkan Gelombang Hingga 4 Meter Ancam Perairan NTT

Whisnu Mardiansyah • 21 January 2026 12:08

Kupang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi mencapai 2,5-4 meter di sejumlah perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Peringatan ini berlaku hingga Sabtu, 24 Januari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Yandri Anderudson Tungga, menyebutkan kondisi ini dipicu faktor meteorologis skala regional. "Waspadai gelombang setinggi 2,5 sampai 4 meter yang berpeluang terjadi di wilayah perairan NTT," kata Yandri di Kupang seperti dilansir Antara, Rabu, 21 Januari 2026.

Ia menjelaskan, fenomena itu dipengaruhi keberadaan Bibit Siklon Tropis 97S di barat daya NTT yang membentuk daerah belokan, perlambatan, dan pertemuan angin. Faktor lain adalah aktifnya fase Madden Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan potensi hujan di wilayah NTT.
 


Kombinasi kedua faktor tersebut berpotensi memicu gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan. Antara lain Selat Sape bagian Selatan, Perairan Selatan Flores, Selat Sumba bagian Barat, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Utara Sabu-Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang-Rote, Perairan Selatan Sabu-Raijua, dan Perairan Selatan Timor-Rote.

BMKG mencatat pola angin di wilayah NTT umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 8-37 knot. Kecepatan angin tersebut turut berkontribusi meningkatkan ketinggian gelombang.


Ilustrasi Gelombang Tinggi. Medcom.id

Menyikapi kondisi ini, BMKG mengimbau berbagai pihak untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengguna perahu nelayan disarankan waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.

Operator kapal tongkang perlu berhati-hati jika kecepatan angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter. Nakhoda kapal feri diminta waspada bila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir perairan terdampak juga diminta mewaspadai potensi ini serta selalu memantau perkembangan informasi terbaru dari BMKG.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)