BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di Pantura Jateng

Ilustrasi Medcom.id

BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di Pantura Jateng

Lukman Diah Sari • 21 January 2026 10:45

Cilacap: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada Dasarian III Januari 2026. Penetapan status tersebut menyusul potensi curah hujan tinggi mencapai 200–300 milimeter per dasarian.

“Status siaga tersebut merupakan peringatan dini tertinggi dalam Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) yang perlu diantisipasi bersama,” kata Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, di Cilacap, Rabu, 21 Januari 2026, melansir Antara.


Ilustrasi hujan disertai petir. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri.

Teguh menjelaskan, wilayah yang masuk status siaga pada Dasarian III Januari 2026 atau periode 21–31 Januari meliputi Kabupaten Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Demak, Kudus, Jepara, serta Kota Pekalongan. Selain status siaga, BMKG juga menetapkan status waspada untuk sejumlah daerah di Jawa Tengah dengan potensi curah hujan 150–200 milimeter per dasarian.

Wilayah berstatus waspada meliputi Kabupaten Brebes, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, Magelang, Kendal, Semarang, Boyolali, Klaten, Sragen, Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri.

“Status waspada juga berlaku untuk Kota Tegal, Kota Magelang, Kota Semarang, Kota Salatiga, serta Kota Surakarta,” katanya.

Terkait kondisi tersebut, Teguh mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan lebat, seperti banjir, genangan, dan tanah longsor, terutama di daerah rawan bencana.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan segera melakukan langkah antisipasi guna mengurangi risiko bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

BMKG, lanjut Teguh, akan terus memantau perkembangan dinamika atmosfer dan memperbarui informasi peringatan dini sesuai dengan kondisi cuaca terbaru di wilayah Jawa Tengah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)