Ilustrasi. Foto: Dok MI
Kolaborasi Jadi Kunci Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Eko Nordiansyah • 5 November 2026 16:21
Jakarta: PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) memperkuat kontribusi kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW 06, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
BRI Finance mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga. Kegiatan edukasi pemilahan sampah dilakukan kepada warga di empat RT, yakni RT 02, RT 03, RT 06, dan RT 11, serta pelatihan pengelolaan sampah kepada anak-anak dan anggota Karang Taruna RW 06.
Direktur Utama BRI Finance Ignatius Susatyo Wijoyo menyampaikan, momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk merefleksikan perjalanan sekaligus memperkuat kontribusi kepada masyarakat. Pengelolaan sampah di Srengseng Sawah menjadi salah satu upaya meningkatkan kontribusi perusahaan.
“Melalui program TJSL ini, kami berharap kehadiran BRI Finance dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Kami percaya, langkah sederhana yang dilakukan bersama dapat membawa dampak positif dan berkelanjutan,” ujar Satyo dalam keterangan tertulis, Kamis, 5 November 2026.
BRI Finance berpartisipasi sebagai mitra utama dengan memberikan dukungan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Bantuan meliputi tujuh unit tong komposter berkapasitas 200 liter, 11 unit tong, lima unit tempat sampah, satu unit mesin ayak kompos rotary berkapasitas 100-150 kg per jam, serta satu paket kegiatan pelatihan.

(Pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW 06, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Foto: BRI Finance)
Ajak keterlibatan berbagai pihak
Satyo menjelaskan, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat. Selain meningkatkan kesadaran untuk memilah dan mengolah sampah dari sumbernya, upaya tersebut juga perlu didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai agar proses pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal.“Kami memahami bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dukungan sarana yang memadai bagi petugas dan masyarakat. Karena itu, bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses pengelolaan sampah sekaligus mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah,” lanjut dia.
Kolaborasi dengan DLH DKI Jakarta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik dan anorganik. Dengan pemilahan sejak dari sumbernya, sampah yang masih dapat diolah diharapkan tidak seluruhnya berakhir di tempat pemrosesan akhir.
BRI Finance juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara bertahap hingga September 2027 untuk melihat perkembangan pelaksanaan program dan partisipasi masyarakat. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kegiatan ke wilayah RT lainnya.
Melalui rangkaian Road to HUT ke-43 ini, BRI Finance berharap peringatan hari jadi perusahaan dapat menjadi momentum untuk memperluas kontribusi sosial dan lingkungan. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kesadaran bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.