Kementerian Kebudayaan Revitalisasi Benteng Somba Opu Sepanjang 600 Meter

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat berada di kawasan bersejarah Rumah Adat Benteng Somba Opu, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Istimewa.

Kementerian Kebudayaan Revitalisasi Benteng Somba Opu Sepanjang 600 Meter

Muhammad Syawaluddin • 28 October 2026 13:02

Gowa: Kementerian Kebudayaan merevitalisasi Benteng Somba Opu di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, untuk melestarikan peninggalan sejarah Kerajaan Gowa sekaligus menjaga warisan peradaban masyarakat setempat.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, revitalisasi tersebut merupakan bentuk investasi kebudayaan untuk melindungi warisan sejarah bangsa sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan.

“Pengerjaan revitalisasi ini ditargetkan secara keseluruhan sepanjang 600 meter, kita sama-sama mendukung pelaksanaan ini agar segera diselesaikan dan struktur benteng kembali tersambung secara utuh,” katanya, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, seperti dilansir Antara, Rabu, 28 Oktober 2026.

Fadli menjelaskan, pelestarian kebudayaan tidak terbatas pada seni tari dan musik. Upaya tersebut juga mencakup perlindungan bahasa, tradisi, adat istiadat, teknologi tradisional, permainan rakyat, pangan lokal, serta berbagai unsur kebudayaan lainnya.

“Kami ingin Benteng Somba Opu dapat dikembangkan sebagai ruang belajar dan edukasi sejarah, pusat aktivitas kebudayaan, serta destinasi wisata sejarah, budaya, dan kuliner yang mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar tentunya,” lanjutnya.

Selain memperbaiki struktur benteng, Kementerian Kebudayaan mendorong penataan kawasan, termasuk pemugaran bastion atau bagian pertahanan benteng serta rumah-rumah adat Sulawesi Selatan. Penataan tersebut tetap memperhatikan bentuk asli dan fungsi bangunan bersejarah.

"Benteng Somba Opu diharapkan dapat diusulkan sebagai cagar budaya nasional melalui mekanisme dan ketentuan administrasi yang berlaku," ujarnya.
 


Fadli juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam proses revitalisasi. Menurutnya, pelestarian warisan budaya membutuhkan dukungan pemerintah, sektor swasta, individu, korporasi, hingga komunitas yang bergerak di bidang kebudayaan.

“Saya ingin menggarisbawahi bahwa ini adalah kerja bersama. Tidak mungkin hanya pemerintah saja. Ke depan, kita membutuhkan kolaborasi berbagai pihak demi kemajuan kebudayaan itu sendiri,” sebutnya.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi langkah Kementerian Kebudayaan dalam merevitalisasi Benteng Somba Opu. Ia menilai bangunan tersebut memiliki nilai penting dalam sejarah kebudayaan Sulawesi Selatan dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi generasi mendatang.

“Kami mengapresiasi revitalisasi ini yang diinisiasi oleh Menteri Kebudayaan. Benteng ini merupakan salah satu bukti sejarah kebudayaan Sulawesi Selatan yang seharusnya menjadi sarana edukasi, khususnya mengenai sejarah Sulawesi Selatan dan Kerajaan Gowa,” katanya.

Andi Sudirman mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ingin mengembangkan kawasan Benteng Somba Opu sebagai destinasi wisata edukasi yang menitikberatkan pada sejarah kerajaan-kerajaan di wilayah tersebut.

“Kami ingin mengembalikan eksistensi benteng ini agar anak cucu kita bisa mengetahui sejarah masa lampau. Bersama Pemerintah Kabupaten Gowa, kami akan bahu-membahu dan saling mendukung pelaksanaan revitalisasi ini,” tutupnya.

 
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat berada di kawasan bersejarah Rumah Adat Benteng Somba Opu, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Istimewa. 

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin juga menilai revitalisasi tersebut sebagai upaya penting untuk mempertahankan keberadaan Benteng Somba Opu sebagai bagian dari sejarah Kerajaan Gowa dan Sulawesi Selatan.

“Kami tentu bersyukur revitalisasi Benteng Somba Opu ini dapat dilaksanakan. Ini merupakan langkah luar biasa dari Kementerian Kebudayaan. Kami, masyarakat Sulawesi Selatan pada umumnya dan masyarakat Gowa khususnya, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan ini,” ungkapnya.

Menurut Darmawangsyah, revitalisasi sepanjang 600 meter diharapkan dapat memulihkan kondisi benteng sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan.

“Semoga pengerjaan sepanjang 600 meter ini dapat diselesaikan. Setelah itu, kita akan terus membangun kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Gowa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kementerian Kebudayaan untuk merawat Benteng Somba Opu agar menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Selain benteng, Pemerintah Kabupaten Gowa juga berkomitmen mendukung penataan dan pemugaran miniatur rumah adat yang berada di kawasan tersebut.

Darmawangsyah menyampaikan, rumah adat Kabupaten Gowa belum pernah direnovasi. Oleh karena itu, pihaknya meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pemugaran.

“Termasuk kami, pemerintah Kabupaten Gowa sudah berkomitmen. Insyaallah setelah DED-nya selesai tahun ini, kami tahun depan masuk menganggarkan sesuai dengan jumlah DED yang memang sudah dipersyaratkan untuk membangun. Kami ingin melakukan pemugaran, bahkan dengan ukuran bangunan yang lebih besar,” tambahnya.

(Whisnu M)