Hujan Lebat Intai Jateng Bagian Selatan hingga 28 Maret

Ilustrasi-Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kota Kupang, NTT. ANTARA/Aloysius Lewokeda

Hujan Lebat Intai Jateng Bagian Selatan hingga 28 Maret

Lukman Diah Sari • 26 March 2026 16:36

Cilacap: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan, seperti Kabupaten Cilacap, Banyumas, dan sekitarnya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada 26-28 Maret 2026. Perubahan cuaca mulai terjadi setelah beberapa hari terakhir didominasi kondisi cerah dan panas.

“Dalam beberapa hari terakhir cuaca cenderung cerah dengan suhu maksimum di Cilacap mencapai 33 derajat Celcius. Tutupan awan sangat minim, sehingga sinar matahari langsung menyinari permukaan bumi dan terasa cukup menyengat,” ujar Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Kamis, 26 Maret 2026, melansir Antara.

Keberadaan Siklon Tropis Narelle yang terpantau di Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia menuju perairan barat Australia pada hari Kamis (26/3/2026), pukul 07.00 WIB. ANTARA/HO-BMKG

Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.

“Mulai hari ini kondisi awan sudah mulai muncul kembali, sehingga wilayah Cilacap dan sekitarnya diprakirakan akan kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi tersebut diprakirakan akan berlangsung hingga 28 Maret 2026,” jelas dia.

Menurut Teguh, dinamika atmosfer saat ini juga dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Narelle yang terpantau di Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia menuju perairan barat Australia. Kondisi tersebut memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jateng selatan.

“Dalam tiga hari ke depan, suhu udara diprakirakan berkisar 25-33 derajat Celcius dengan arah angin dominan dari barat berkecepatan 5-45 kilometer per jam serta kelembapan udara antara 60-95 persen,” kata Teguh.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

“Demikian pula dengan para pemudik khususnya yang bersepeda motor, kami imbau untuk berhati-hati saat melintas di jalur selatan Jateng karena hujan dapat mengakibatkan jalan menjadi licin serta bisa memicu terjadinya genangan,” pesan dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)