Warga OKU Diimbau Waspada Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

BPBD OKU menyedot genangan banjir di Kelurahan Sukaraya pada Jumat, 27 Maret 2026. ANTARA/Edo Purmana

Warga OKU Diimbau Waspada Banjir Akibat Cuaca Ekstrem

Silvana Febiari • 28 March 2026 13:39

OKU: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan mengimbau masyarakat agar waspada terhadap banjir akibat cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi selama beberapa hari ke depan.

Berdasarkan peringatan dini dari BMKG, hujan deras yang terjadi di Kabupaten OKU Jumat malam hingga Sabtu pagi ini, dipengaruhi adanya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Sumatra Selatan.

"Kondisi tersebut diprediksi terjadi selama beberapa hari ke depan sehingga harus diwaspadai bersama," kata Kepala BPBD OKU Januar Efendi, dilansir dari Antara, Sabtu, 28 Maret 2026. 
 


Menurutnya, hal itu juga menyebabkan hujan tidak hanya berdurasi lama (persisten), tetapi juga memiliki intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi menimbulkan dampak banjir.

Masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah akibat cuaca ekstrem.

Sejauh ini, pihaknya telah memetakan 11 kecamatan di Kabupaten OKU rawan banjir dan tanah longsor saat musim hujan. Sebanyak 11 kecamatan tersebut, antara lain Muara Jaya, Ulu Ogan, Pengandonan, Semidang Aji, Sosoh Buay Rayap, Baturaja Timur, Baturaja Barat, Peninjauan, Lengkiti, Kedaton Peninjauan Raya, dan Lubuk Raja.

Dia menjelaskan daerah-daerah ini dipetakan rawan bencana karena letak geografis berada di lereng bukit dan dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan.


 Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M 

Saat ini, pemerintah daerah setempat juga memperpanjang status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada akhir Maret 2026.

Dalam penetapan status itu, pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.

"Untuk mengetahui detail prakiraan cuaca harian hingga level desa/kelurahan dan pembaruan terkini, kami juga mengimbau masyarakat untuk memantau secara berkala pada website https://cuaca.bmkg.go.id/ dan aplikasi InfoBMKG," ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)