Simposium Global Buka Akses Operasi Lutut Berstandar Dunia di Indonesia

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Simposium Global Buka Akses Operasi Lutut Berstandar Dunia di Indonesia

Ade Hapsari Lestarini • 14 April 2026 18:49

Jakarta: Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk) agresif mendorong transformasi layanan ortopedi di Indonesia dengan menghadirkan simposium internasional bertema "Global Best Practices in Advancing Total Knee Replacement". Berkolaborasi dengan mitra strategis Johnson & Johnson MedTech South East Asia, acara berlangsung di Grand Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta, dan mempertemukan para dokter spesialis dan subspesialis ortopedi dari tiga benua dan empat negara, yakni Amerika Serikat, India, Singapura, dan Indonesia.

Kolaborasi lintas negara ini menjadi langkah konkret Mayapada Healthcare untuk membawa standar global operasi lutut ke dalam negeri dan menegaskan layanan ortopedi di seluruh jaringan Mayapada Hospital mendorong pendekatan yang lebih presisi, personal, dan berstandar global. Kebutuhan layanan ortopedi di Indonesia, khususnya untuk osteoartritis, terus meningkat di berbagai kelompok usia, namun kecenderungan pasien untuk mencari pengobatan ke luar negeri masih cukup tinggi.

Sebagai respons atas kondisi tersebut, simposium ini menghadirkan praktik terbaik dunia agar dapat diakses lebih dekat di dalam negeri. Pembahasan mencakup berbagai topik strategis mulai dari prosedur Total Knee Replacement (TKR) kompleks, termasuk penanganan kasus deformitas lutut dengan teknologi robotik, perkembangan desain implan modern, hingga optimalisasi pemulihan pasien melalui protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) yang melibatkan kolaborasi lintas disiplin, mulai dari ortopedi, anestesi, rehabilitasi medik, hingga nutrisi klinik. Pendekatan ini memungkinkan pasien pulih lebih cepat, mengurangi lama rawat inap, serta meningkatkan pengalaman perawatan secara keseluruhan.

Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia, menegaskan simposium ini bukan sekadar forum ilmiah, melainkan bagian dari strategi untuk terus aktif membawa inovasi global ke dalam negeri guna meningkatkan daya saing layanan kesehatan nasional.

"Dengan menghadirkan kolaborasi internasional, kami ingin memastikan pasien di Indonesia dapat merasakan standar perawatan ortopedi terbaik dunia tanpa harus ke luar negeri. Ini adalah komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi dan kualitas layanan setara global, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan berstandar dunia melalui dukungan teknologi canggih, tim multidisiplin, dan jejaring internasional," kata dia, dalam keterangan tertulis, Selasa, 14 April 2026.

Menurut Dwikora Novembri Utomo, kemajuan teknologi mendorong perubahan signifikan dalam tindakan Total Knee Replacement, sehingga prosedur kini semakin presisi berkat dukungan teknologi modern, termasuk sistem berbasis robotik. Hal ini memungkinkan tindakan yang lebih akurat sekaligus mendukung proses pemulihan pasien yang lebih optimal.

Pandangan tersebut diperkuat oleh Nicolaas C. Budhiparama, seorang pakar ortopedi kelas dunia yang berperan dalam pengembangan teknologi terkini, termasuk sebagai salah satu perancang teknologi robotik di Amerika Serikat. Ia juga aktif berkontribusi dalam penyusunan guideline internasional serta publikasi ilmiah terkait artificial intelligence, evidence-based practice, dan inovasi desain implan. Ia menekankan, standar baru dalam ortopedi kini tidak hanya berfokus pada keberhasilan operasi, tetapi juga pada kualitas pemulihan pasien.

"Pasien tidak lagi hanya mencari hasil operasi yang baik, tetapi juga pemulihan yang cepat dan minim nyeri. Dengan teknologi seperti VELYS™ Robotic-Assisted Solution serta desain implan yang tepat, kita dapat memberikan hasil yang lebih konsisten dan optimal bagi pasien," jelas dia.


 

 

Pendekatan kolaboratif dalam praktik ortopedi modern


Brigjen TNI Sunaryo Kusumomenegaskan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam praktik ortopedi modern. Ia menjelaskan, praktik ortopedi modern selalu meningkatkan
kolaborasi tim multidisiplin agar pasien bisa pulih lebih cepat, dengan melibatkan berbagai spesialis dalam menentukan penanganan terbaik. Pendekatan ini terbukti meningkatkan akurasi diagnosis serta hasil klinis pasien, terutama pada kasus-kasus kompleks.

Perspektif global juga disampaikan oleh Kevin Perry dari Mayo Clinic USA yang menekankan pentingnya kualitas implan dalam operasi sendi lutut. "Di Amerika Serikat, kami melihat peningkatan signifikan kasus penggantian sendi lutut, termasuk pada pasien usia lebih muda yang tetap aktif. Dalam konteks ini, desain implan menjadi sangat krusial, tidak hanya untuk keberhasilan operasi, tetapi juga untuk daya tahan, stabilitas, dan fungsi sendi jangka panjang. Evolusi desain implan modern memungkinkan pendekatan yang lebih personal sesuai anatomi pasien, dan ketika dikombinasikan dengan teknologi seperti robotic-assisted surgery, presisi serta konsistensi outcome semakin meningkat. Pendekatan ini juga telah menjadi fokus di Mayapada Hospital, yang didukung oleh VELYS™ Robotic-Assisted Solution sebagai bagian dari praktik ortopedi modern untuk mencapai hasil klinis optimal dan pemulihan yang lebih cepat," ujar dia.

Pandangan serupa diperkuat oleh Consultant Orthopaedic Surgeon (Adult Reconstruction) Singapore General Hospital Liow Ming Han Lincoln. Ia menyampaikan, pengalaman awal penggunaan VELYS™ Robotic-Assisted Solution untuk prosedur penggantian sendi lutut sebagian (Unicompartmental Knee Arthroplasty) di Asia Tenggara menunjukkan peningkatan presisi dan hasil klinis yang lebih konsisten. Ini menjadi langkah penting dalam mendorong standar ortopedi yang lebih maju di kawasan.

Rajesh Malhotra dari Apollo Hospital New Delhi juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan konsistensi kualitas dalam menangani operasi sendi kompleks. Pihaknya menangani banyak kasus osteoartritis dan deformitas lutut kompleks yang membutuhkan pendekatan terstruktur dengan presisi tinggi. Pengalaman dalam jumlah kasus yang besar, didukung teknologi yang tepat serta pendekatan tim multidisiplin, menjadi kunci untuk menghasilkan outcome yang konsisten.

"Dalam ortopedi, hasil terbaik tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan operasi, tetapi juga oleh konsistensi dalam seluruh proses perawatan, mulai dari presisi tindakan, alur klinis yang terintegrasi, hingga kualitas keperawatan sebagai satu sistem. Pendekatan ini penting untuk memastikan hasil klinis yang optimal, pemulihan yang lebih cepat, serta pengalaman perawatan yang lebih baik bagi pasien. Kolaborasi seperti ini berperan penting dalam meningkatkan standar layanan antarnegara. Apa yang dilakukan Mayapada Hospital melalui simposium ini menjadi gambaran nyata praktik terbaik ortopedi global," kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)