AS mencegat kapal berbendera Iran di kawasan Teluk pada Minggu, 19 April 2026. (Anadolu Agency)
Iran Konfirmasi Penyitaan Kapal oleh AS, Janjikan Balasan dalam Waktu Dekat
Willy Haryono • 20 April 2026 06:57
Teheran: Iran mengonfirmasi bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat telah mencegat dan menyita sebuah kapal berbendera Iran di kawasan Teluk, seraya memperingatkan bahwa Teheran akan membalas dalam waktu dekat.
Menurut kantor berita Fars, Komando Pusat Khatam al-Anbiya menyatakan bahwa pasukan AS menargetkan kapal tersebut, melumpuhkan sistem navigasi, dan kemudian menaikinya.
Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan bahwa pasukan AS terlebih dahulu melepaskan tembakan sebelum melakukan penyergapan.
“Amerika Serikat, dengan melanggar gencatan senjata dan melakukan tindakan yang kami sebut sebagai pembajakan maritim, menyerang salah satu kapal Iran setelah melumpuhkan sistem navigasinya,” ujar Zolfaghari, dikutip dari Anadolu Agency, Senin, 20 April 2026.
Ia juga menuduh pasukan AS mengerahkan personel militer untuk mengambil alih kapal tersebut. Zolfaghari menegaskan bahwa Iran akan memberikan balasan atas insiden tersebut.
“Kami memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran akan segera membalas tindakan ini,” katanya.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kapal kargo berbendera Iran telah dicegat di kawasan Teluk sebagai bagian dari blokade maritim yang diberlakukan Washington.
Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengatakan kapal bernama Touska mencoba menembus blokade dan tidak mengindahkan peringatan dari pihak AS. Ia mengklaim kapal tersebut dihentikan oleh Angkatan Laut AS setelah tembakan dilepaskan ke arah bagian mesin kapal.
Baca juga: Trump Sebut Militer AS Cegat Kapal Kargo Iran di Kawasan Teluk