Kantor BPBD Puncak Papua Tengah Diduga Dibakar, Polisi Selidiki

Kantor BPBD Puncak di Kompleks Perkantoran, Jalan Tengah, Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah terbakar pada Rabu (26/8/2026). ANTARA/ HO-Humas Polda Papua Tengah

Kantor BPBD Puncak Papua Tengah Diduga Dibakar, Polisi Selidiki

Lukman Diah Sari • 26 August 2026 22:06

Timika: Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Puncak, Papua Tengah, diduga dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kapolres Puncak AKBP Domingos De F Ximenes mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus kebakaran tersebut.

“Saat ini lokasi kebakaran telah kami amankan, dibantu rekan-rekan TNI,” ujarnya, di Timika, Rabu, 26 Agustus 2026, melansir Antara.

Domingos mengatakan kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh gedung Kantor BPBD Kabupaten Puncak yang berada di Kompleks Perkantoran, Kampung Kimak, Distrik Ilaga. Polres Puncak masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

“Berdasarkan laporan awal di lapangan, terdapat indikasi bahwa kebakaran diduga dilakukan dengan sengaja. Saat personel tiba untuk melakukan respons, pintu depan kantor BPBD dalam kondisi terbuka,” jelas dia.


Kantor BPBD Puncak di Kompleks Perkantoran, Jalan Tengah, Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah terbakar pada Rabu (26/8/2026). ANTARA/ HO-Humas Polda Papua Tengah

Kapolres mengatakan polisi juga menyelidiki kemungkinan keterkaitan kebakaran tersebut dengan peristiwa pada 11 Agustus 2026. Saat itu, terjadi keributan dan aksi pembakaran oleh massa di sekitar kompleks perkantoran Kabupaten Puncak.

“Kami masih mendalami apakah pelaku kejadian masih ada kaitannya dengan peristiwa sebelumnya. Namun ada dugaan kejadian hari ini dibakar sekelompok orang,” katanya.

Untuk mengantisipasi gangguan keamanan lanjutan, aparat gabungan meningkatkan patroli cipta kondisi di wilayah Kota Ilaga, khususnya pada jam-jam rawan. Domingos mengatakan aparat juga terus memantau situasi keamanan dan pergerakan kelompok yang diduga berkaitan dengan rangkaian aksi pembakaran.

“Hasil penyelidikan akan dilaporkan kepada pimpinan setelah diperoleh perkembangan lebih lanjut,” ujarnya.

(Lukman Diah Sari)