Balas Serangan, IRGC Gempur Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain

Rudal Iran yang digunakan untuk lakukan serangan ke lawan. Foto: Press TV

Balas Serangan, IRGC Gempur Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain

Muhammad Reyhansyah • 9 July 2026 11:22

Teheran: Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang fasilitas dan infrastruktur di pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait dan Bahrain sebagai balasan atas serangan Washington terhadap wilayah Iran.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, IRIB, pada Kamis, 9 Juli 2026, IRGC menyebut serangan tersebut dilakukan setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke sejumlah provinsi pesisir selatan Iran yang dinilai melanggar komitmennya.

"Pada tahap pertama tindakan balasan terhadap Amerika yang melanggar perjanjian, pasukan angkatan laut dan kedirgantaraan IRGC melancarkan operasi gabungan rudal dan drone yang menghantam infrastruktur serta fasilitas penting di pangkalan Arifjan dan Ali Al-Salem di Kuwait, serta Jafair dan Sheikh Isa di Bahrain," demikian pernyataan IRGC, dikutip dari Anadolu.

IRGC juga memperingatkan bahwa pihaknya akan memperluas serangan ke pangkalan militer Amerika Serikat lainnya di kawasan apabila Washington kembali melancarkan aksi militer terhadap Iran.

"Jika mereka mengulangi agresinya, respons keras kami akan meluas ke pangkalan-pangkalan AS lainnya di kawasan," lanjut pernyataan tersebut.

Klaim itu muncul setelah media Iran melaporkan gelombang baru serangan Amerika Serikat pada Rabu malam yang menyasar sejumlah lokasi di wilayah selatan dan tenggara Iran.

Sementara itu, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pasukannya melancarkan serangan tambahan terhadap Iran untuk semakin melemahkan kemampuan Teheran mengancam kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.

(Fajar Nugraha)