Bansos Kemensos Juli 2026 Segera Cair, Begini Cara Ceknya

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Bansos Kemensos Juli 2026 Segera Cair, Begini Cara Ceknya

Eko Nordiansyah • 12 July 2026 18:38

Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) kembali melanjutkan penyaluran sejumlah program bantuan sosial (bansos) pada Juli 2026. Memasuki bulan ketujuh tahun ini, beberapa bantuan mulai memasuki pencairan tahap ketiga untuk periode Juli hingga September.

Sejumlah program yang dijadwalkan cair antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), dan Bantuan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Berikut daftar bansos yang dijadwalkan cair pada Juli 2026 beserta nominal dan ketentuannya.

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menjadi salah satu bansos yang paling dinantikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Setelah penyaluran tahap kedua rampung pada Juni 2026, masyarakat mulai menantikan jadwal pencairan PKH tahap ketiga.

Berdasarkan pola penyaluran tahunan, bantuan PKH disalurkan secara bertahap setiap triwulan. Untuk tahap ketiga, pencairan dijadwalkan berlangsung mulai Juli 2026 dan mencakup alokasi bantuan untuk periode Juli, Agustus, dan September.

Mengacu pada skema penyaluran sebelumnya, KPM yang memiliki rekening di bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN diperkirakan mulai menerima bantuan pada 10 Juli hingga 31 Juli 2026.

Dana akan disalurkan secara bertahap sesuai wilayah dan ketetapan Kementerian Sosial (Kemensos). Penerima yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih dapat memantau saldo secara berkala melalui ATM atau layanan perbankan.

Sementara itu, bagi KPM yang menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia, pencairan diperkirakan berlangsung mulai 15 Juli hingga 5 Agustus 2026. Dana dapat diambil di kantor pos sesuai surat undangan atau diantar langsung oleh petugas.

Besaran bantuan PKH 2026

Berdasarkan ketentuan Kemensos, berikut rincian bantuan PKH 2026 sesuai kategori penerima:
  • Ibu hamil: Rp3 juta per tahun (Rp750 ribu per tahap).
  • Anak usia dini 0-6 tahun: Rp3 juta per tahun (Rp750 ribu per tahap).
  • Siswa SD: Rp900 ribu per tahun (Rp225 ribu per tahap).
  • Siswa SMP: Rp1,5 juta per tahun (Rp375 ribu per tahap).
  • Siswa SMA: Rp2 juta per tahun (Rp500 ribu per tahap).
  • Penyandang disabilitas berat: Rp2,4 juta per tahun (Rp600 ribu per tahap).
  • Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp2,4 juta per tahun (Rp600 ribu per tahap).
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta per tahun (Rp2,7 juta per tahap).

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

2. Bantuan Pangan Nontunai (BPNT)

Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) merupakan program bansos dari Kemensos yang akan disalurkan pada tahap III tahun 2026 (Juli-September). Program ini ditujukan kepada KPM untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Mengacu informasi pada laman Kemensos, bansos kali ini akan diterima oleh penerima manfaat lebih cepat dari biasanya. Hal itu dikarenakan penyesuaian data dilakukan lebih awal, yang sebelumnya dilakukan pada tanggal 20 setiap awal triwulan, kini berlaku menjadi tanggal 10.

Adapun besaran program BPNT, pemerintah telah menetapkan saldo dana dalam bentuk uang elektronik sebesar Rp200 ribu per bulan selama tiga kali atau menjadi Rp600 ribu.

Bantuan ini tidak dapat ditarik tunai, melainkan harus dibelanjakan untuk membeli bahan pangan di e-Warong atau pedagang bahan pangan yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Dana BPNT dapat dicairkan sekaligus sesuai dengan periode penyaluran yang telah ditetapkan. Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok seperti beras, telur, buah, sayuran, dan bahan pangan lainnya.

Cara bansos PKH dan BPNT 2026

Bagi penerima manfaat yang ingin mengecek status dan periode pencairan, berikut panduannya:

1. Cek melalui situs Kemensos

  • Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
  • Pilih wilayah sesuai domisili, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  • Ketik kode captcha yang tersedia pada layar.
  • Klik tombol "Cari Data".
  • Sistem akan menampilkan hasil pencarian berupa nama penerima, kategori bansos, status penerima, dan periode penyaluran bantuan.

2. Cek saldo melalui aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
  • Login menggunakan akun yang telah terdaftar.
  • Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.
  • Pilih menu "Cek Bansos".
  • Masukkan data wilayah tempat tinggal.
  • Ketik nama penerima manfaat sesuai KTP.
  • Masukkan kode verifikasi yang diminta.
  • Klik "Cari Data".
  • Informasi status penerima bansos akan ditampilkan di layar.

(Eko Nordiansyah)