Tangkapan layar - Kepala Bakom RI Muhammad Qoari dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau dipantau daring dari Jakarta, Minggu (6/9/2026) (ANTARA/Prisca Triferna)
Erupsi Anak Krakatau, Bakom RI Imbau Warga Merujuk Info Resmi Pemerintah
Lukman Diah Sari • 6 September 2026 15:16
Jakarta: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, meminta masyarakat untuk hanya merujuk pada informasi resmi terkait erupsi Gunung Anak Krakatau. Warga juga diimbau agar tidak menyebarkan kabar bohong, termasuk isu potensi tsunami yang bersumber dari pihak tidak resmi.
"Bakom mengimbau masyarakat merujuk hanya pada informasi resmi pemerintah, dan tidak meneruskan kabar-kabar seperti potensi tsunami yang tidak berasal dari sumber resmi. Pemerintah terus memperbarui informasi aktivitas Gunung Anak Krakatau secara berkala melalui kanal-kanal resmi, dan setiap perkembangan disampaikan langsung kepada publik," ujar Qodari dalam konferensi pers pembaruan informasi erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu, 6 September 2026, mengutip Antara.
"Badan Komunikasi Pemerintah RI memastikan komunikasi pemerintah berjalan dengan satu narasi, cepat, dan berbasis data. Informasi dari PVMBG, BMKG, BNPB, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, dan instansi terkait akan disinkronkan agar publik dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai apa yang terjadi, apa dampaknya, langkah pemerintah, dan apa yang perlu dilakukan oleh masyarakat," tuturnya.

Pantauan Gunung Anak Krakatau alami erupsi di Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Pasauran, Anyer, Kabupaten Serang. (ANTARA/Desi Purnama Sari)
Sementara itu, dalam konferensi pers yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa sebanyak enam bandara di Pulau Jawa dan Sumatra terpaksa ditutup sementara menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Sejak Minggu pagi, Kementerian Perhubungan telah menutup lima bandara, yakni:
-
Bandara Radin Inten II (Lampung)
-
Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta/Tangerang)
-
Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)
-
Bandara Pondok Cabe (Jakarta Selatan/Tangerang Selatan)
-
Bandara Budiarto (Curug, Tangerang)