Keutamaan Bulan Syaban Menurut Islam, Bulan yang Dicintai Rasulullah SAW

Ilustrasi freepik

Keutamaan Bulan Syaban Menurut Islam, Bulan yang Dicintai Rasulullah SAW

Putri Purnama Sari • 18 January 2026 18:03

Jakarta: Bulan Syaban merupakan bulan ke delapan dalam kalender Hijriah yang memiliki keutamaan istimewa dalam Islam. Bulan ini berada di antara Rajab dan Ramadan, sehingga sering dianggap sebagai waktu persiapan spiritual sebelum memasuki bulan suci puasa. 

Tak heran jika Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah pada bulan Syaban. Keistimewaan bulan ini juga terletak pada pertengahannya yang biasanya disebut sebagai Nisfu Syaban. Istilah Nisfu Syaban berarti hari atau malam pertengahan bulan Syaban atau tanggal 15 Syaban.

Lantas, apa saja keutamaan bulan Syaban yang perlu diketahui umat Islam? Berikut penjelasannya.

Keutamaan Bulan Syaban

1. Bulan yang Dimuliakan Rasulullah SAW

Salah satu keutamaan bulan Syaban adalah Rasulullah SAW memperbanyak ibadah puasa sunah pada bulan ini. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Nabi SAW lebih sering berpuasa di bulan Syaban dibandingkan bulan-bulan lainnya, kecuali Ramadan.

Hal ini menunjukkan bahwa Syaban adalah bulan yang sangat dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah sebagai bekal menuju Ramadan.
 
2. Bulan Diangkatnya Amal Perbuatan

Bulan Syaban dikenal sebagai waktu diangkatnya amal-amal manusia kepada Allah SWT. Oleh karena itu, Rasulullah SAW menyukai berada dalam keadaan berpuasa ketika amal perbuatannya dilaporkan. Keutamaan ini mendorong umat Islam untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak doa, dan meningkatkan amal saleh sepanjang bulan Syaban.

3. Waktu yang Sering Dilalaikan Banyak Orang

Syaban berada di antara dua bulan mulia, yaitu Rajab dan Ramadan. Karena itu, bulan ini sering terlupakan dan kurang dimanfaatkan. Padahal, justru di saat banyak orang lalai, nilai ibadah memiliki keutamaan lebih besar.

Seperti sabda Rasulullah, yang artinya:

"Bulan Syaban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadhan. Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa." (HR Abu Dawud dan Nasa’i)

Memanfaatkan bulan Syaban dengan amal kebaikan menjadi bentuk kesungguhan seorang muslim dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

4. Terdapat Malam Nisfu Syaban

Keutamaan bulan Syaban juga ditandai dengan hadirnya malam Nisfu Syaban, yakni malam pertengahan bulan Syaban. Malam ini dikenal sebagai waktu untuk bermuhasabah, memperbanyak doa, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Banyak umat Islam mengisi malam Nisfu Syaban dengan membaca Alquran, berzikir, dan melaksanakan salat sunah.
 
5. Momentum Memperbanyak Doa dan Istighfar

Bulan Syaban menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, istighfar, dan zikir. Dengan memperbanyak amalan tersebut, hati menjadi lebih siap menyambut bulan Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan.

Selain itu, bulan ini juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia sebelum memasuki Ramadan.

6. Persiapan Mental dan Spiritual Menuju Ramadan

Keutamaan bulan Syaban tidak terlepas dari fungsinya sebagai bulan latihan sebelum Ramadan. Puasa sunah, memperbanyak sedekah, dan menjaga ibadah harian di bulan Syaban akan membantu umat Islam lebih siap secara fisik dan spiritual saat Ramadan tiba.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)