IHSG Tembus Level 9.000 Pagi Ini

Ilustrasi. Foto: Antara/Fanny.

IHSG Tembus Level 9.000 Pagi Ini

Husen Miftahudin • 14 January 2026 09:28

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini kembali melanjutkan penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu, 14 Januari 2026, IHSG berada di posisi 9.007,053

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.18 WIB, IHSG langsung menguat sebanyak 41,242 poin setara 0,46 persen ke level 8.989,545.

Adapun sebanyak 317 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 224 saham lainnya melemah dan 168 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.18 WIB sebanyak Rp5,275 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 9,326 miliar saham.
 

Baca juga: IHSG Merekah 63 Poin, Naik ke Level 8.948


(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
 

IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan


Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan sepanjang bertahan di support 8.900. "Diperkirakan support IHSG 8.860-8.900 dan resist IHSG 8.970-9.000," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.

IHSG pada perdagangan kemarin (13/1) ditutup naik 0,72 persen, disertai dengan net buy asing sebesar Rp1,45 triliun. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah INCO, ASII, MBMA, BBNI, dan ANTM.

Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street turun pada perdagangan Selasa (13/1), seiring tekanan pada saham JPMorgan dan meningkatnya volatilitas pasar akibat rangkaian kebijakan Presiden AS Donald Trump. Indeks S&P 500 turun 0,19 persen, Dow Jones melemah 0,8 persen, dan Nasdaq Composite menurun 0,1 persen.

Di sisi lain, bursa saham Asia menguat pada perdagangan Selasa (13/1), dipimpin oleh kenaikan saham Jepang setelah indeks Nikkei memimpin kenaikan. Sentimen positif investor terhadap sektor AI menjadi pendorong utama, meski ketidakpastian terkait independensi The Fed masih membayangi pasar global.

Indeks Nikkei Jepang melonjak 3,10 persen, ditopang pelemahan yen serta spekulasi kebijakan stimulus fiskal. Sementara itu, Kospi Korea Selatan naik 1,47 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 0,90 persen dan Taiex Taiwan bertambah 0,46 persen. Sedangkan, FTSE Straits Times menguat 0,85 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,75 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)