Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD RI Mohammad Iqbal saat membuka Rapat Analisis dan Evaluasi Bulan Juni 2026 di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI, Rabu, 29 Juli 2026. Dokumentasi/ istimewa,

Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Deny Irwanto • 29 July 2026 20:04

Jakarta: Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD RI Mohammad Iqbal menekankan pentingnya membangun budaya analisis dan evaluasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kinerja birokrasi. Menurutnya evaluasi tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga berperan mendorong perbaikan organisasi secara berkelanjutan.

"Analisa dan evaluasi bukan sekadar kewajiban administrative, melainkan instrumen manajemen yang memungkinkan kita mengetahui apakah setiap program, setiap anggaran, setiap layanan, dan setiap proses bisnis benar-benar berjalan sesuai target serta memberikan manfaat bagi organisasi," kata Iqbal saat membuka Rapat Analisis dan Evaluasi Bulan Juni 2026 di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI, Rabu, 29 Juli 2026.

Rapat tersebut sekaligus menjadi penutup pelaksanaan evaluasi kinerja Semester I Tahun 2026 dengan mengusung tema "Dari Evaluasi Menuju Kinerja Berdampak". Menurut Iqbal, enam bulan pertama tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang menjadikan evaluasi sebagai sarana pembelajaran sekaligus perbaikan kinerja organisasi.

Ia menilai birokrasi saat ini tidak hanya dituntut patuh terhadap regulasi, tetapi juga mampu menghadirkan hasil yang berdampak serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Iqbal menjelaskan hasil analisis dan evaluasi diharapkan dapat mendukung berbagai agenda reformasi birokrasi, mulai dari penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), peningkatan kualitas pelaksanaan anggaran, sistem merit, pembangunan zona integritas, hingga transformasi digital dan keterbukaan informasi.

Menurutnya, seluruh upaya tersebut bermuara pada terbentuknya budaya organisasi yang disiplin, akuntabel, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.


Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD RI Mohammad Iqbal saat membuka Rapat Analisis dan Evaluasi Bulan Juni 2026 di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI, Rabu, 29 Juli 2026. Dokumentasi/ istimewa,

Dalam kesempatan itu, Iqbal juga mengajak seluruh pimpinan unit kerja menjadikan evaluasi sebagai dasar dalam pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pimpinan, anggota DPD RI, dan masyarakat.

Selain itu, Iqbal juga memberikan apresiasi kepada sejumlah unit kerja atas capaian kinerja selama Semester I Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan, kolaborasi, disiplin, inovasi, dan konsistensi dalam membangun budaya kerja.

"Saya yakin, apabila semangat ini terus kita pelihara, maka Sekretariat Jenderal DPD RI akan semakin profesional, adaptif, akuntabel, serta mampu memberikan dukungan terbaik bagi pelaksanaan tugas konstitusional DPD RI," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Biro Organisasi, Keanggotaan, dan Kepegawaian (OKK) meraih penghargaan Best of the Best Performance Achievement sekaligus Juara I Best Performance Achievement Semester I Tahun 2026. Sementara itu, Biro Perencanaan dan Keuangan meraih Juara II, sedangkan Pusat Kajian Daerah dan Anggaran memperoleh Juara III.
 

(Deny Irwanto)