Pendakian Gunung Lawu Via Karanganyar Ditutup Sementara Selama Februari 2026

Ilustrasi pendakian Gunung Lawu.

Pendakian Gunung Lawu Via Karanganyar Ditutup Sementara Selama Februari 2026

Triawati Prihatsari • 28 January 2026 13:02

Karanganyar: Seluruh jalur pendakian Gunung Lawu di wilayah Kabupaten Karanganyar akan ditutup selama satu bulan penuh pada Februari 2026. Penutupan ini dilakukan untuk normalisasi dan rehabilitasi jalur yang mengalami kerusakan.

"Dilakukan penutupan untuk menormalisasi jalur pendakian. Karena beberapa waktu terakhir jalur tersebut ada yang tergerus, rusak, papan pengumuman yang rusak. Sehingga kami perlu merehabilitasi untuk kenyamanan para pengunjung," ujar Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Hari Purnomo, di Karanganyar, Rabu, 28 Januari 2026.

Keputusan ini dikukuhkan melalui surat pengumuman resmi bernomor P/500.13.1/11/2026, berdasarkan hasil rapat dengan Perhutani. Empat jalur yang ditutup meliputi Cemoro Kandang, Cetho, Pringgodani, dan Taman Saraswati.
 


Penutupan sengaja dijadwalkan pada Februari karena memasuki periode bulan suci Ramadan mulai 18 Februari, di mana jumlah pendaki biasanya menurun. "Bulan Ramadan biasanya jumlah pendaki turun. Maka dimanfaatkan untuk dilakukan rehabilitasi jalur," imbuh Hari.

Rehabilitasi akan mencakup perbaikan fasilitas pendakian, jalur lintasan, rambu keselamatan, serta kebersihan lingkungan. Hal ini diharapkan dapat menjamin keselamatan pengunjung dan menjaga keberlanjutan kawasan wisata alam.

Kegiatan pemulihan akan melibatkan multipihak, termasuk petugas Disparpora, Perhutani, masyarakat sekitar hutan, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan relawan. "Ini bentuk gotong royong untuk menjaga Gunung Lawu agar tetap lestari dan aman dikunjungi," terang Hari.


Relawan SAR Lawu melakukan upaya evakuasi terhadap jenasah pendaki Lawu, Paul yang meninghal di Pos 3 pada Sabtu siang. Dokumentasi/Media Indonesia

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)