Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi. Foto: Metrotvnews.com
Wang Yi Sampaikan Solidaritas Tiongkok untuk Korban Gempa NTT
Muhammad Reyhansyah • 21 August 2026 12:23
Jakarta: Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyampaikan belasungkawa kepada korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus mengapresiasi simpati Indonesia kepada warga negara Tiongkok yang turut terdampak bencana tersebut.
Hal tersebut disampaikan Menlu Wang Yi saat membuka Dialog Strategis Komprehensif (CSD) perdana RI-Tiongkok di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.
"Pertama-tama, izinkan saya menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi terbaru yang menimbulkan korban jiwa di wilayah timur Indonesia. Saya juga ingin berterima kasih kepada Menteri Luar Negeri atas penyampaian belasungkawa kepada pihak Tiongkok (yang juga terdampak bencana tersebut)," kata Wang Yi.
Wang Yi mengatakan, simpati yang disampaikan kedua pihak menunjukkan hubungan persaudaraan serta solidaritas antara Indonesia dan Tiongkok.
"Hal ini sekali lagi menunjukkan hubungan persaudaraan dan perasaan bersama di antara kita, serta solidaritas antara kedua negara," ujar Wang Yi.
Wang Yi kemudian mengaitkan bencana alam yang terjadi di kedua negara dengan pentingnya memperkuat hubungan bilateral. Menurutnya, berbagai bencana menunjukkan bahwa Indonesia dan Tiongkok hidup di planet yang sama dan menghadapi tantangan bersama.
Indonesia Sampaikan Simpati untuk Tiongkok
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan simpati kepada masyarakat Tiongkok yang terdampak bencana alam di NTT.
Menlu Sugiono mengatakan bencana yang terjadi di berbagai belahan dunia menjadi alasan bagi Indonesia dan Tiongkok untuk semakin memperkuat hubungan bilateral.
"Saya juga ingin menyampaikan simpati kepada rakyat Republik Rakyat Tiongkok yang terdampak bencana alam. Situasi ini kita hadapi di berbagai belahan dunia. Saya kira ini menjadi alasan lebih kuat bagi kita untuk memperkuat hubungan bilateral," kata Sugiono.
Menurut Sugiono, Indonesia dan Tiongkok sama-sama hidup di planet yang sama sehingga berbagai peristiwa yang terjadi dapat berdampak langsung terhadap kedua negara dan masyarakatnya.
"Kita hidup di planet yang sama. Kita bertanggung jawab atas planet ini karena apa pun yang terjadi pada planet ini akan berdampak langsung kepada kita dan masyarakat kita," ujarnya.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 20 Agustus, gempa tersebut menyebabkan 75 orang meninggal dunia, 907 orang luka-luka, 92.735 orang mengungsi, serta 36.163 unit rumah mengalami kerusakan.
Jakarta: Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menyampaikan belasungkawa kepada korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus mengapresiasi simpati Indonesia kepada warga negara Tiongkok yang turut terdampak bencana tersebut.