Ilustrasi. Foto: Dok MI
IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.447
Eko Nordiansyah • 20 August 2026 09:25
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 20 Agustus 2026, IHSG berada di zona merah sebesar 6.447,250.
IHSG dibuka menguat 53,12 poin atau 0,83 persen ke posisi 6.447,25. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,06 poin atau 0,81 persen ke posisi 632,53.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.20 WIB, IHSG bergerak melemah sebanyak 75,237 poin setara 1,18 persen ke level 6.469,362. IHSG berada di level tertinggi 6.486 dan terendah di 6.444.
Sebanyak 361 saham menguat pada perdagangan pagi ini. Adapun sebanyak 166 saham emiten lainnya melemah, dan 192 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp2,375 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 5,033 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp11.400,986 triliun.
Baca Juga :
Rupiah Dibuka Naik ke Rp17.794/USD Kamis Pagi

(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
IHSG diperkirakan cenderung mixed
Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin, 19 Agustus 20206, IHSG ditutup melemah 55,71 poin atau 0,86 persen ke level 6.394,13. Pelemahan IHSG tidak lepas dari adanya profit taking pelaku pasar pasca penguatan sebelumnya.Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen, sesuai dengan ekspektasi pasar. Suku bunga lending facility dan deposit facility juga tetap masing-masing di level 6,50 persen dan 4,75 persen.
Di sisi lain, FTSE Russell pada 18 Agustus mengumumkan bahwa sejumlah perubahan perlakuan indeks terhadap saham-saham Indonesia kembali ditunda, setidaknya hingga review Desember 2026.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari Dow Jones naik 0,22 persen, S&P 500 menguat 0,22 persen, dan Nasdaq meningkat 0,16 persen. Penguatan tersebut didorong oleh penurunan yield Treasury setelah Departemen Keuangan AS meningkatkan batas buyback surat utang jangka panjang.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung mixed dengan ruang terbuka untuk menguat terbatas seiring cukup stabilnya pergerakan nilai tukar Rupiah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam risetnya.