Uni Eropa Kecam Dugaan Serangan Houthi ke Makkah

Serangan drone yang melintas di udara. Foto: Anadolu

Uni Eropa Kecam Dugaan Serangan Houthi ke Makkah

Muhammad Reyhansyah • 18 September 2026 20:11

Brussel: Uni Eropa (UE) mengecam keras serangan kelompok Houthi di Yaman dan serangan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan terbaru yang diduga menargetkan Kota Suci Makkah. UE mendesak kelompok tersebut menghentikan seluruh aksi militernya.

Juru bicara Komisi Eropa Anouar El Anouni menyampaikan kecaman tersebut dalam pernyataan pada Kamis, 17 September 2026.

"Uni Eropa dengan keras mengecam kampanye militer Houthi di Yaman dan serangan terhadap Arab Saudi, termasuk serangan terbaru yang menargetkan Makkah, Kota Suci bagi umat Islam," kata El Anouni, dikutip dari TRT World.

UE menyatakan "solidaritas penuh" kepada Arab Saudi dan menegaskan bahwa penargetan warga sipil serta infrastruktur sipil tidak dapat diterima.

"Serangan Houthi merusak prospek solusi nonmiliter untuk konflik di Yaman dan semakin merusak keamanan regional. Kami mendesak Houthi menghentikan seluruh aksi militer," demikian isi pernyataan tersebut.

Blok Eropa juga mengatakan akan terus bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mitra regional, dan komunitas internasional untuk mendorong deeskalasi serta mewujudkan perdamaian yang komprehensif, inklusif, dan berkelanjutan di Yaman.

Pertempuran antara pasukan pemerintah Yaman dan Houthi meningkat sejak awal Juli.

Arab Saudi pada Selasa mengatakan pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang disebut diluncurkan kelompok Houthi menuju Makkah sebelum memasuki wilayah udara terbatas kota suci tersebut.

Namun, Houthi membantah bertanggung jawab atas serangan itu.

Arab Saudi menghadapi serangkaian serangan rudal dan drone dalam beberapa hari terakhir yang dikaitkan dengan kelompok Houthi di tengah meningkatnya situasi militer di kawasan.

UE menilai serangan Houthi tidak hanya mengancam warga sipil dan infrastruktur sipil, tetapi juga menghambat upaya penyelesaian konflik Yaman melalui jalur nonmiliter.

Blok tersebut menyerukan penghentian aksi militer dan menegaskan dukungannya terhadap upaya internasional untuk meredakan ketegangan serta mencapai perdamaian berkelanjutan di Yaman.

(Fajar Nugraha)