Kemerdekaan Momentum Refleksi Perjuangan Pahlawan Indonesia

Ilustrasi- Kemerdekaan Republik Indonesia. Foto: dok. Medcom.

Kemerdekaan Momentum Refleksi Perjuangan Pahlawan Indonesia

M Sholahadhin Azhar • 15 August 2026 17:10

Jakarta: Kemerdekaan disebut menjadi momentum dari refleksi perjuangan pahlawan Indonesia. Hal itu dikatakan Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Negeri 37 Jakarta (IKASMAN 37) Komjen Pol (Purn) Boy Rafli Amar.

“Yang tidak boleh kita lupakan adalah bahwa kita sedang melaksanakan perayaan hari kemerdekaan yang sangat penting. Hari kemerdekaan adalah hari pembebasan bangsa Indonesia dari kolonialisme dan penjajahan,” ujar Boy dalam keterangan yang dikutip Sabtu, 15 Agustus 2026.

Hal itu diungkap Boy saat melepas kegiatan Touring Kemerdekaan RI yang digelar IKASMAN 37 menuju kawasan Cisarua, Jawa Barat. Menurut Boy, Touring Kemerdekaan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan IKASMAN 37 untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan. 

Kegiatan touring, kata Boy, menjadi salah satu cara para alumni mengekspresikan rasa syukur sekaligus menjaga ingatan terhadap perjuangan generasi terdahulu.

“Semoga kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengingat perjuangan para leluhur kita di masa lalu, ketika mereka melakukan aktivitas dari satu tempat ke tempat lain dalam menghadapi masa-masa sulit penjajahan,” katanya.

Anggota IKASMAN 37 sekaligus pengamat politik Hendri Satrio mengatakan, kegiatan bersama seperti touring penting untuk menjaga ikatan antarsesama alumni.


Ketua Umum IKASMAN 37 Komjen Pol (Purn) Boy Rafli Amar foto: istimewa

Menurut Hensa, sapaan akrabnya, semangat yang dibangun IKASMAN 37 juga diharapkan dapat menginspirasi ikatan alumni sekolah lain untuk turut menghidupkan suasana peringatan kemerdekaan.

“Yang paling penting adalah kebersamaan. IKASMAN 37 juga menginginkan IKASMAN SMA lain bisa mencontoh apa yang kami lakukan supaya gelora kemerdekaan kita benar-benar dirasakan hingga ke tulang rusuk,” ujar Hensa.

Ia berharap kebahagiaan dalam merayakan kemerdekaan dapat dirasakan masyarakat dengan tetap mengingat bahwa kemerdekaan tersebut lahir dari perjuangan panjang para pahlawan.

(Gabriella Thesa Widiari)