Tanamkan Cinta Tanah Air, 3.000 Siswa PAUD Ambon Ikuti Kirab Merah Putih

Wali Kota Ambon bersama ribuan anak Paud ikut kirab bendera bersama, di Lapangan Merdeka Ambon. (ANTARA/Winda Herman)

Tanamkan Cinta Tanah Air, 3.000 Siswa PAUD Ambon Ikuti Kirab Merah Putih

Lukman Diah Sari • 13 August 2026 21:19

Ambon: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, mengajak sebanyak 3.000 siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) menanamkan rasa cinta Tanah Air dan semangat persatuan sejak dini melalui Kirab Merah Putih dan senam bersama.

"Melalui Kirab Merah Putih menunjukkan kalau kita bangga cinta Indonesia sejak dini. Inilah waktunya untuk menanamkan semangat persatuan dan kebersamaan kepada generasi penerus bangsa," kata Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di Ambon, Kamis, 13 Agustus 2026, melansir Antara.

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kota Ambon tersebut berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon dalam rangka menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-451 Kota Ambon.

Kirab dan senam bersama itu dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari besar, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter anak sejak usia dini.

Menurutnya, keterlibatan sekitar 3.000 anak PAUD dalam kegiatan tersebut memberikan banyak manfaat, baik untuk membangun kecintaan terhadap Indonesia maupun membiasakan anak menerapkan pola hidup sehat.

"Kegiatan hari ini bukan cuma soal berjalan atau menari, tetapi bagaimana kita membiasakan hidup sehat, membangun karakter, dan membuat memori bahagia untuk tumbuh kembang mereka," ujarnya.


Wali Kota Ambon bersama ribuan anak Paud ikut kirab bendera bersama, di Lapangan Merdeka Ambon. (ANTARA/Winda Herman)

Bodewin menilai pengenalan nilai-nilai kebangsaan perlu dilakukan dengan cara yang menyenangkan agar dapat diterima anak sesuai dengan tahapan usia dan perkembangan mereka.

Selain kirab, kegiatan juga diisi dengan senam bersama yang mendorong anak-anak untuk aktif bergerak sekaligus menciptakan suasana kebersamaan antara peserta didik, guru, dan orang tua.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Pengurus Pokja Bunda PAUD, HIMPAUDI, IGTKI, kepala sekolah dan pengelola PAUD, guru, serta orang tua.

(Lukman Diah Sari)