Bangka Belitung B Sabet Juara Kejurnas ORADO 2026

Kejurnas ORADO 2026. (Istimewa)

Bangka Belitung B Sabet Juara Kejurnas ORADO 2026

Lukman Diah Sari • 27 April 2026 20:09

Bogor: Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Turnamen Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026 resmi berakhir di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat, Minggu, 26 April 2026. Kompetisi yang berlangsung selama tiga hari itu menghadirkan persaingan ketat antarprovinsi, baik di kategori senior maupun junior. 

Pertandingan memasuki fase krusial dengan mempertemukan para atlet terbaik di babak delapan besar hingga semifinal. Intensitas permainan meningkat tajam, terutama saat perebutan posisi ketiga yang berlangsung sengit di kedua kategori. 

Puncak kompetisi terjadi pada malam hari, melalui partai grand final. Atmosfer pertandingan berlangsung kompetitif dan menjadi penentu gelar juara nasional di masing-masing kategori. 

Pada kategori senior, tim Bangka Belitung B berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang turnamen. Posisi kedua ditempati Jambi B, disusul Lampung B di peringkat ketiga dan Jawa Barat A di posisi keempat. 

Sementara itu, kategori junior didominasi Sulawesi Selatan yang meraih gelar juara pertama. Sumatera Selatan B menempati posisi kedua, diikuti Kalimantan Selatan di peringkat ketiga dan Sumatera Selatan A di posisi keempat. 

Ketua Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO), Yooky Tjahrial, menilai pelaksanaan Kejurnas tahun ini menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan atlet di berbagai daerah.

“Dari keseluruhan rangkaian hingga partai final, kita melihat kualitas permainan yang semakin merata, baik di kategori senior maupun junior. Ini menjadi indikator bahwa pembinaan berjalan dengan baik dan menghasilkan atlet-atlet yang kompetitif,” ujar Yooky, melansir rilis resmi diterima pada Senin malam, 27 April 2026.


Ketua Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO), Yooky Tjahrial; Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah; dan Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi. (Istimewa)

Ia menambahkan bahwa Kejurnas tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ekosistem olahraga domino nasional.

“Melalui Kejurnas ini, kita tidak hanya menentukan juara, tetapi juga membangun fondasi pembinaan yang berkelanjutan agar domino semakin berkembang sebagai olahraga prestasi,” katanya. Sementara itu, Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Kejurnas tidak terlepas dari kesiapan sistem dan konsistensi pelaksanaan teknis di lapangan. Ia menilai, kualitas pertandingan hingga babak final menunjukkan bahwa standar kompetisi nasional mulai terbentuk dengan baik.

“Seluruh tahapan pertandingan berjalan sesuai dengan sistem yang telah disiapkan sejak awal. Konsistensi dalam pelaksanaan teknis menjadi kunci agar kompetisi berlangsung adil, transparan, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Giri.

Di sisi lain, Ketua Bidang Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi (Jhon LBF), melihat Kejurnas ORADO 2026 tidak hanya sukses dari sisi kompetisi, tetapi juga dalam membangun atmosfer kebersamaan dan citra olahraga domino di tingkat nasional.

“Kejurnas ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita membangun semangat kebersamaan antarprovinsi. Domino hadir sebagai olahraga strategi yang inklusif, yang bisa dinikmati berbagai kalangan dan terus berkembang di Indonesia,” jelas Jhon.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)