Unggul dalam Konektivitas Infrastruktur Regional, Berikut Profil Kota Bandar Lampung

Ilustrasi Kota Bandar Lampung. Dok Wikipedia.jpg

Unggul dalam Konektivitas Infrastruktur Regional, Berikut Profil Kota Bandar Lampung

Achmad Zulfikar Fazli • 28 April 2026 13:37

Jakarta: Pemerintah Kota Bandar Lampung mendapatkan penghargaan sebagai Excellent City in Regional Infrastructure Connectivity atau Kota Unggul dalam Konektivitas Infrastruktur Regional pada ajang National Governance Awards 2026 yang diselenggarakan Metro TV di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam membangun infrastruktur yang terintegrasi. Kemudian, meningkatkan konektivitas wilayah, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik,” kata Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, dalam keterangannya, Jumat, 24 April 2026.

Ke depan, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi. Pihaknya juga akan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, serta akuntabel, sehingga pembangunan yang berkelanjutan dapat terus diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat secara merata.

Baca Juga: 

National Governance Awards 2026 Apresiasi Inovasi dan Kinerja Kepala Daerah

 


Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana (kedua dari kiri). Dok. Instagram Eva Dwiana
 

Berikut Profil Kota Bandar Lampung:

Kota Bandar Lampung merupakan ibu kota Provinsi Lampung. Secara historis, kota ini bernama Tanjung Karang–Teluk Betung dan dahulu merupakan bagian dari wilayah Way Handak, Kabupaten Lampung Selatan. Pada tahun 1982, wilayah Tanjung Karang dan Teluk Betung digabung dan diperluas menjadi satu kesatuan yang kini dikenal sebagai Kota Bandar Lampung, ibu kota Provinsi Lampung yang dijuluki “Sang Bumi Lampung.”

Sistem nilai dan kultur Lampung menjadi satu ialah Pepadun masyarakat Lampung hanya memiliki satu budaya, yaitu Penyimbang, namun ada dua tradisi yang mengkristal dan hidup dengan nilai yang kental demokratis Saibatin cendrung Aristokratis, Suku Lampung diyakini sebagai penyebab penggunaan bahasa Lampung, terutama di daerah perkotaan Kota Bandar Lampung, suku-suku Lampung ini secara geografis menempati wilayah mulai dari Kepaksian Paksi Pak Sakala Brak di Kabupaten Lampung BaratLiwaKabupaten Pesisir BaratKabupaten TanggamusKabupaten PesawaranKabupaten Lampung SelatanKota Bandar LampungKabupaten Lampung Timur hingga ke bagian wilayah Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Bengkulu, bahkan terdapat juga di pantai barat provinsi Banten.

Kota Bandar Lampung merupakan salah satu yang terpadat di Pulau Sumatra. Berdasarkan data pertengahan 2024, jumlah penduduk Kota Bandar Lampung mencapai 1.073.451 jiwa.

Secara geografis, kota ini merupakan gerbang utama Pulau Sumatra, tepatnya kurang lebih 165 km sebelah barat laut Jakarta, memiliki andil penting dalam jalur transportasi darat dan aktivitas pendistribusian logistik dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatra maupun sebaliknya.

Visi dan Fungsi

Bandar Lampung ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dengan fungsi utama pusat perdagangan, jasa regional, distribusi, dan pendukung jasa wisata.

Potensi Wilayah

Kota ini berkembang sebagai pusat transit antara Pulau Sumatra dan Pulau Jawa, serta memiliki potensi wisata yang beragam seperti Puncak Sukadana Ham, Taman Wisata Lembah Hijau, dan Pantai Tirtayasa.

Budaya

Dikenal dengan sebutan "Tapis Berseri" dan terkenal dengan kerajinan kain Tenun Tapis serta berbagai tari tradisional seperti Tari Melinting dan Tari Bedana.

Konektivitas

Terletak di ujung selatan pulau Sumatra, berjarak sekitar 165 km sebelah barat laut Jakarta.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)