IHSG Dibuka ke 7.528 Pagi Ini

Ilustrasi. Foto: Dok MI

IHSG Dibuka ke 7.528 Pagi Ini

Eko Nordiansyah • 22 April 2026 09:23

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami pelemahan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu, 22 April 2026, IHSG berada di zona merah sebesar 7.528,343.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.15 WIB, IHSG langsung berupaya bangkit dengan naik sebanyak 0,384 poin setara 0,01 persen ke level 7.559,764. IHSG berada di level tertinggi 7.571 dan terendah di 7.523.

Adapun sebanyak 356 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 194 saham lainnya menguat dan 175 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp2,239 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 6,128 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp13.427,270 triliun.



(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

IHSG diperkirakan cenderung mixed

Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin, 21 April 2026, IHSG ditutup melemah 34,73 poin (0,46 persen) ke level 7.559,38. Pelemahan IHSG disebabkan sikap MSCI yang masih tetap mempertahankan kebijakan pembekuannya terhadap Bursa Indonesia.

Di saat yang sama, tekanan cukup besar di saham BREN (turun 9,47 persen) dan DSSA (melemah 14,98 persen) akibat katalis HSC (High Shareholding Concentration) turut menjadi pemberat kemarin. Dari eksternal, ketidakpastian perkembangan Timur Tengah masih tinggi, khususnya perang antara AS-Iran.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, seperti Dow Jones turun 0,59 persen, S&P 500 melemah 0,63 persen, dan Nasdaq turun 0,59 persen. Pelemahan tersebut karena investor khawatir gencatan senjata AS-Iran akan berakhir tanpa kesepakatan damai, terutama setelah kunjungan Wapres JD Vance tertunda akibat kurangnya komitmen Teheran.

Namun, ketegangan sedikit mereda setelah Presiden Trump memutuskan untuk memperpanjang gencatan senjata tersebut, sembari menunggu proposal perdamaian yang solid dari pemerintah Iran yang ia nilai sedang mengalami perpecahan internal.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan cenderung mixed sembari wait & see perkembangan tensi geopolitik di Timur Tengah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam risetnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)