Sekjen PBB Antonio Guterres. (Anadolu Agency)
Sekjen PBB Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Keempat dalam Misi UNIFIL di Lebanon
Willy Haryono • 25 April 2026 15:08
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyatakan duka mendalam atas gugurnya satu lagi personel penjaga perdamaian Indonesia dalam misi UNIFIL di Lebanon.
Gugurnya Praka Rico Pramudia menambah daftar korban dari Indonesia dalam misi UNIFIL, menjadikannya prajurit TNI keempat yang gugur dalam penugasan tersebut.
Rico sebelumnya mengalami luka berat akibat ledakan artileri dari tank Israel di dekat wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon, pada 29 Maret 2026.
“Saya berduka setelah mendengar bahwa seorang penjaga perdamaian Indonesia lainnya meninggal dunia akibat luka yang diderita setelah insiden pada Maret, ketika sebuah proyektil yang ditembakkan dari tank Pasukan Pertahanan Israel menghantam posisi UNIFIL di Lebanon selatan, berdasarkan temuan awal UNIFIL,” ujar Guterres dalam pernyataannya di akun media sosial Instagram, Sabtu, 25 April 2026.
Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga, rekan, dan kolega korban, serta mendoakan kesembuhan bagi korban luka.
Guterres mengungkapkan bahwa hingga kini sedikitnya enam personel UNIFIL telah tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka serius dalam rangkaian insiden terbaru di tengah konflik antara Hezbollah dan militer Israel.
Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan prajurit TNI yang tengah menjalankan misi penjaga perdamaian UNIFIL di Lebanon selatan.
Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI telah menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Praka Rico. Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta juga menyampaikan ungkapan senada.
Baca juga: Arab Saudi Berbelasungkawa atas Gugurnya Prajurit TNI Keempat dalam Misi UNIFIL