Empat Calon Haji Asal Bengkulu Dirujuk ke RS Arab Saudi

Jamaah calon haji Provinsi Bengkulu sebelum diberangkatkan telah mengikuti pemeriksaan saat di Embarkasi Haji Antara Provinsi Bengkulu. ANTARA/Boyke Ledy Watra

Empat Calon Haji Asal Bengkulu Dirujuk ke RS Arab Saudi

Silvana Febiari • 30 April 2026 16:52

Bengkulu: Empat calon haji asal Provinsi Bengkulu dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Total calon haji yang telah memperoleh penanganan lebih lanjut menjadi enam orang.

“Rujukan ke Rumah Sakit Arab Saudi tercatat sebanyak empat calon haji dengan total akumulasi enam calon haji yang telah mendapatkan penanganan lebih lanjut,” kata Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani, dilansir dari Antara, Kamis, 30 April 2026.

Selain rujukan ke rumah sakit Arab Saudi, kata dia, tenaga kesehatan juga mencatat dua calon haji dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dengan total akumulasi empat calon haji.
 


Secara keseluruhan, layanan kesehatan di kloter telah menangani 32 calon haji. Sejak awal kedatangan jamaah di Tanah Suci, jumlah akumulasi calon haji yang ditangani mencapai 127 orang.

Tenaga kesehatan juga melakukan visitasi terhadap calon haji prioritas risiko tinggi (risti) sebanyak 21 orang dengan total akumulasi mencapai 84 calon haji risti. Keluhan kesehatan yang paling banyak dialami calon haji meliputi Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), malaise, gastroenteritis akut (GEA), myalgia, dan cephalgia.


Ilustrasi haji. (Pexels)


Dalam laporan, kata dia, terdapat satu calon haji wafat pada rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Satu calon haji berasal dari Kota Bengkulu dan meninggal usai Salat Subuh berjamaah di Madinah.

Kurniawan memastikan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan haji kloter tetap berjalan optimal selama 24 jam. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi calon haji terus terpantau dengan baik sepanjang rangkaian ibadah haji.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)