Gunung Dukono Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Capai 1.200 Meter

Gunung Dukono di Halmahera Utara kembali erupsi dengan mengeluarkan abu vulkanik setinggal 1.200 meter di atas puncak gunung itu, pada Jumat (10/4/2026). ANTARA/HO- PGA Dukono

Gunung Dukono Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Capai 1.200 Meter

Whisnu Mardiansyah • 10 April 2026 12:58

Halmahera Utara: Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan Gunung Dukono kembali erupsi pada Jumat pagi, 10 April 2026. Gunung tersebut melontarkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter di atas puncak.

"Erupsi tadi sekitar pukul 08.09 WIT dengan tinggi kolom abu teramati hingga 1.200 meter di atas puncak," kata petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, dalam keterangan tertulis yang diterima di Ternate seperti dilansir Antara, Jumat, 10 April 2026.

Bambang menjelaskan, erupsi gunung api itu terlihat melontarkan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah Timur Laut.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 15 milimeter dan durasi 68,02 detik dari Pos PGA Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela," ungkapnya.
 


Meskipun demikian, aktivitas Gunung Dukono mulai cenderung menurun. Namun, frekuensi letusannya tercatat masih tinggi.

"Saat ini status gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu masih berada pada Level II atau Waspada," ujar Bambang,.

Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung atau wisatawan diminta tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.


Aktivitas Gunung Dukono sejak Senin pekan lalu hingga sampai saat ini masih terjadi letusan. Antara/HO-PGA Dukono

"Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, area landaan abunya tidak tetap," ucapnya.

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta menyediakan masker. Langkah ini untuk menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)