Sejak pagi, Gunung Dukono lontarkan abu vulkanik setinggi hingga 1.100 meter, Kamis (9/4/2026). ANTARA/HO- PGA Dukono
Gunung Dukono Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Capai 1.100 Meter
Whisnu Mardiansyah • 9 April 2026 10:46
Ternate: Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan Gunung Dukono pada Kamis pagi, 9 April 2026, kembali erupsi. Gunung tersebut melontarkan abu vulkanik setinggi hingga 1.100 meter di atas puncak.
"Erupsi tadi sekitar pukul 08.05 WIT dengan tinggi kolom abu teramati hingga 1.100 meter di atas puncak," kata petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono, dalam keterangan tertulis yang diterima di Ternate seperti dilansir Antara, Kamis, 9 April 2026.
Bambang mengatakan, erupsi Gunung Dukono terlihat dengan kolom abu berwarna kelabu. Intensitas abu sedang hingga tebal condong ke arah Timur. Erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo 34 milimeter dan durasi 35,82 detik dari Pos PGA Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
Bambang menjelaskan, aktivitas Gunung Dukono saat ini mulai menurun. Namun, frekuensi letusannya masih tercatat agak meningkat.
"Misalnya pada periode Rabu (8 April 2026), Gunung Dukono masih tercatat terjadi 61 kali letusan," ungkapnya, Kamis, 9 April 2026.
Meskipun demikian, status gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu masih berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat di sekitar Gunung Dukono serta pengunjung atau wisatawan diminta tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.

Abu vulkanik dari Gunung Dukono di Halmahera Utara masih erupsi, Rabu (8/4/2026). ANTARA/HO- PGA Dukono
"Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, area landaan abunya tidak tetap," ujar Bambang, Kamis, 9 April 2026.
Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta menyediakan masker. Hal ini untuk menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.