BBM B50 di SPBU. Foto: Antara.
ESDM Ungkap Hasil Uji B50 1.000 Jam di 3 Perusahaan Tambang, Begini Hasilnya
Husen Miftahudin • 9 September 2026 12:12
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahan bakar nabati B50 telah melewati uji ketahanan di sektor pertambangan selama 1.000 jam. Hasil pengujian tersebut dinyatakan baik tanpa kendala selama proses berlangsung.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan pengujian dilakukan untuk melihat ketahanan penggunaan B50 dalam aktivitas pertambangan.
"Uji tambang juga kita lakukan 1.000 jam. Dari durasi durability ketahanan itu sampai dengan 1.000 jam," kata Eniya di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 9 September 2026.
Eniya menjelaskan pengujian B50 dilakukan di tiga perusahaan berbeda. Berdasarkan hasil pengujian, tidak ditemukan kendala selama bahan bakar tersebut digunakan dalam kegiatan pertambangan.
Pengujian juga dilakukan secara intensif selama enam bulan. Hasil pemantauan selama periode tersebut menunjukkan kondisi yang baik.
"Ini sudah melewati batas uji yang diperlukan. Jadi kami pastikan bahwa di tambang pun aman. Dan ini yang dibuktikan sendiri oleh pengusaha tambang di tiga lokasi," papar dia.
Dalam pengujian tersebut, Eniya mengatakan filter mesin yang biasanya perlu diganti setelah penggunaan selama 250 jam dapat bertahan hingga 500 jam.

(Ilustrasi B50. Foto: Gapki.id)
B50 diuji di berbagai kendaraan
Sebelum penerapan mandatori B50 secara luas, Kementerian ESDM juga melakukan serangkaian pengujian terhadap berbagai jenis kendaraan dan mesin.
Pengujian mencakup kendaraan pribadi, kendaraan umum, kendaraan yang digunakan di sektor pertambangan, hingga mesin pembangkit. Eniya mengatakan proses pengujian dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan dalam penerapan B50.
Selain pengujian di sektor pertambangan, pengujian B50 juga dilakukan pada sejumlah kendaraan dengan jarak tempuh hingga 50 ribu kilometer.
Menurut Eniya, kendaraan dengan spesifikasi produksi yang lebih lama juga mampu mencapai jarak tempuh hingga 37 ribu kilometer sebelum dilakukan penggantian filter.
"Kita melakukan hingga 50 ribu kilometer dan beberapa mobil itu dengan spek yang tidak terlalu baru mencapai 37 ribu kilometer baru diganti filter yang biasanya ganti 10 ribu kilometer," terang Eniya.