Negara dengan Durasi Puasa Ramadan Terpendek, Ini Daftarnya

Ilustrasi bendera Finlandia. (Anadolu Agency)

Negara dengan Durasi Puasa Ramadan Terpendek, Ini Daftarnya

Arga Sumantri • 20 February 2026 13:45

Jakarta: Durasi puasa Ramadan tidak sama di setiap negara. Perbedaan waktu terbit dan terbenamnya matahari membuat sebagian wilayah menjalani puasa lebih singkat dibandingkan lainnya. 

Fenomena ini menjadi perhatian setiap tahun karena menunjukkan bagaimana faktor geografis memengaruhi praktik ibadah umat Islam di berbagai belahan dunia.

Negara dengan durasi puasa terpendek

Melansir dari unggahan Instagram Seasia.stats, berikut beberapa negara dengan durasi puasa terpendek tahun ini:
  • Finlandia – 11 jam 53 menit
  • Rusia – 12 jam
  • Britania Raya – 12 jam 8 menit
  • Spanyol – 12 jam 23 menit
  • Turki – 12 jam 23 menit
  • Amerika Serikat – 12 jam 25 menit
  • Jepang – 12 jam 30 menit
  • Pakistan – 12 jam 30 menit
  • Arab Saudi – 12 jam 42 menit
  • Kenya – 13 jam 19 menit
Sementara itu, Selandia Baru memiliki durasi 14 jam 50 menit, Afrika Selatan dengan 14 jam 13 menit, dan Brasil mencatat 13 jam 47 menit.

Faktor Geografis dan Ketentuan Syariat

Durasi puasa ditentukan oleh waktu fajar hingga magrib di masing-masing wilayah. Ketika Ramadan jatuh pada periode tertentu dalam kalender Masehi, beberapa wilayah di belahan bumi selatan mengalami siang yang lebih pendek. Kondisi ini membuat rentang waktu puasa menjadi lebih singkat.

Fenomena tersebut merupakan konsekuensi dari kemiringan sumbu bumi dan revolusi bumi mengelilingi matahari. Perubahan musim memengaruhi panjang siang dan malam di berbagai lintang. Wilayah yang lebih dekat ke khatulistiwa cenderung memiliki durasi siang yang relatif konstan, sedangkan wilayah yang lebih jauh mengalami variasi signifikan.

Dalam perspektif fikih, umat Islam menjalankan puasa sesuai waktu lokal masing-masing. Selama batas fajar dan magrib dapat ditentukan secara jelas, kewajiban puasa tetap berlaku tanpa memandang panjang atau pendeknya durasi. Prinsip ini menunjukkan fleksibilitas syariat dalam menghadapi perbedaan kondisi alam.

Monas ilustrasi. Foto: Metro TV/Cony Brilliana

Bagaimana Durasi Puasa di Indonesia?

Di kawasan Asia Tenggara, durasi puasa cenderung lebih seimbang dan tidak terlalu ekstrem. Di Indonesia, waktu puasa Ramadan 2026 rata-rata mencapai 13 jam 28 menit.

Mengutip data dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya memiliki durasi puasa sekitar 13 jam. Sementara di wilayah timur Indonesia, seperti Papua, waktu puasa bisa sedikit lebih pendek.

Hal ini karena Indonesia berada di sekitar garis khatulistiwa, sehingga panjang siang dan malam tidak mengalami perbedaan drastis sepanjang tahun.

(Keysa Qanita)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)