Ketegangan Meningkat, Koalisi Saudi Cegat Drone yang Mengarah ke Provinsi Timur

Serangan drone yang berhasil dicegat di udara. Foto: Anadolu

Ketegangan Meningkat, Koalisi Saudi Cegat Drone yang Mengarah ke Provinsi Timur

Muhammad Reyhansyah • 16 October 2026 14:37

Riyadh: Koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang mengarah ke Provinsi Timur Arab Saudi pada Jumat, 16 Oktober 2026. 

Dalam pernyataan singkat, koalisi mengumumkan pencegatan drone tersebut tanpa mengidentifikasi pihak yang meluncurkannya maupun sasaran yang dituju. 

Pernyataan itu juga tidak memberikan informasi mengenai korban jiwa atau kerusakan.

"Penembakan artileri terjadi di sejumlah wilayah Distrik Al-Dhaher, Provinsi Saada, yang berbatasan dengan Arab Saudi," lapor saluran televisi Al-Masirah yang berafiliasi dengan Houthi, dikutip dari Anadolu.

Laporan tersebut muncul di tengah berlanjutnya eskalasi militer antara koalisi pimpinan Saudi dan kelompok Houthi.

Pada Kamis, koalisi mengumumkan telah mencegat rudal jelajah di wilayah Madinah, Arab Saudi bagian barat. Namun, juru bicara militer Houthi Yahya Saree membantah bahwa kelompoknya melancarkan serangan terhadap wilayah Saudi pada hari itu.

Sehari sebelumnya, koalisi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan Houthi ke arah Riyadh. Puing-puing rudal tersebut dilaporkan melukai satu orang dan menyebabkan kerusakan ringan pada properti.

Insiden terbaru menyusul serangkaian serangan terhadap bandara dan fasilitas energi di Arab Saudi.

Arab Saudi telah memimpin koalisi militer untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional sejak 2015 dalam menghadapi kelompok Houthi. Kelompok tersebut menguasai Sanaa dan sejumlah provinsi lain di Yaman sejak 2014.

Eskalasi terbaru dimulai pada Juli setelah periode relatif tenang menyusul gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan mulai berlaku pada April 2022.

(Fajar Nugraha)