Wisatawan saat membeli merchandise ajang MotoGP Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Jumat (9/10/2026). ANTARA/Akhyar Rosidi.
Merchandise MotoGP Mandalika Mulai Diburu Penonton
Whisnu Mardiansyah • 9 October 2026 13:30
Mandalika: Gelaran MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai dimanfaatkan para pedagang untuk meningkatkan penjualan merchandise. Sejumlah wisatawan dan penonton yang hadir pada 9-11 Oktober 2026 mulai mencari beragam suvenir bertema balap motor tersebut.
Fahrul, pedagang merchandise asal Bandung, Jawa Barat, mengatakan jumlah pembeli biasanya meningkat pada hari kedua dan ketiga penyelenggaraan, terutama ketika balapan berlangsung.
"Pembeli merchandise ajang MotoGP Indonesia ini biasanya ramai di hari kedua dan ketiga atau saat race," kata Fahrul di Mandalika, seperti dilansir Antara, Jumat, 9 Oktober 2026.
Berbagai produk ditawarkan kepada pengunjung, mulai dari topi, kaus berbahan katun, hingga jersey. Menurut Fahrul, produk yang dijual memiliki kualitas sablon yang baik dan tahan lama.
Pilihan desainnya pun beragam, mulai dari gambar yang terinspirasi dari perlengkapan pembalap MotoGP, Moto2, dan Moto3, hingga kaus dengan logo Sirkuit Mandalika.
"Motif kaos yang dijual bervariasi mulai dari jenis baju yang dipakai pembalap MotoGP, Moto2, Moto3 dan kaos logo Sirkuit Mandalika," ujarnya.
Harga merchandise yang ditawarkan berkisar Rp150 ribu hingga Rp500 ribu. Perbedaan harga tersebut disesuaikan dengan jenis bahan dan kualitas produk.
"Untuk kaos biasa lebih murah, tetapi untuk jersey yang cukup tinggi. Tetapi harga yang ditawarkan tetap terjangkau untuk penonton yang hadir," katanya.
Fahrul mengaku rutin berjualan setiap kali MotoGP Indonesia digelar di Mandalika. Ia datang bersama sejumlah rekannya untuk menawarkan berbagai produk kepada penonton yang memadati kawasan sirkuit.
"Saya jualan ini yang ke lima kalinya datang di Sirkuit Mandalika," katanya.
Berdasarkan pengalamannya pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, penjualan merchandise selama rangkaian MotoGP Indonesia dapat menghasilkan omzet sekitar Rp60-80 juta.

MotoGP Mandalika. Foto: dok. Kemenpora.
Pendapatan tersebut dinilai membantu meningkatkan penghasilan pedagang. Fahrul juga melihat penyelenggaraan ajang balap internasional di Mandalika sebagai peluang ekonomi bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Omzet penjualan sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan," ujarnya.
Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan lebih banyak kegiatan berskala internasional di Sirkuit Mandalika, tidak terbatas pada MotoGP Indonesia. Menurutnya, tambahan agenda besar berpotensi membuka kesempatan berjualan bagi pedagang merchandise.
"Kami berharap supaya ada event besar selain ajang MotoGP Indonesia," katanya.
Dampak kegiatan tersebut juga dirasakan penonton yang membeli produk untuk mendukung suasana balapan. Khaerudin, penonton asal Lombok Timur, mengatakan dirinya membeli kaus merchandise untuk dikenakan saat menyaksikan balapan utama MotoGP Indonesia 2026.
"Baju ini saya pakai untuk nonton race MotoGP Mandalika besok," katanya.