Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (kemeja putih lengan panjang). Foto: ANTARA/Firman.
4 Titik Utama Pemadaman Karhutla Tanjung Puting Dipetakan
Fachri Audhia Hafiez • 14 October 2026 23:46
Jakarta: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memastikan penguatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Melalui pemetaan drone thermal, pemerintah menetapkan empat lokasi utama sebagai fokus pemadaman.
"Dari banyak titik api yang tersebar di Tanjung Puting, pakai drone thermal kita bisa identifikasi ada empat battleground atau ada empat titik di mana kita harus bertarung melawan api,” kata Raja Juli usai rapat penanganan karhutla di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, dilansir Antara, Rabu, 14 Oktober 2026.
Raja Juli menjelaskan, empat medan utama yang diidentifikasi meliputi wilayah Pesalat, Teluk Pulai, Sungai Buluh Kecil dan Sungai Buluh Besar, serta kawasan Sungai Bawung dan Tanjung Rengas.
Kawasan Pesalat menjadi salah satu prioritas utama karena lokasinya berdekatan dengan feeding area atau area pemberian makan orang utan Kalimantan (pongo pygmaeus). Guna mencegah meluasnya kobaran api, pemerintah menyiapkan penambahan sekitar 30 sumur bor berdasarkan hasil pemetaan di lapangan.
Selain itu, sebanyak 160 personel pasukan darat dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Pemerintah juga tengah mengkaji opsi penggunaan alat berat, guna membuat sekat bakar dengan mempertimbangkan kondisi serta kedalaman tanah gambut.
"Tapi intinya, kita mencegah agar api tidak masuk ke zona inti," ujar Raja Juli.
.jpeg)
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Foto: Dok. Kemenhut.
Lokasi Teluk Pulai, Sungai Buluh Kecil, Sungai Buluh Besar, hingga Sungai Bawung dan Tanjung Rengas, diperkuat dengan pasukan darat. Sebagian personel bahkan disiagakan untuk menginap di lapangan selama satu pekan agar operasi pemadaman berlangsung efektif tanpa terkendala jarak tempuh.
Pemetaan dan pemadaman ini merupakan kerja sama terpadu Kementerian Kehutanan bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, BMKG, BNPB, serta para relawan. Menhut menegaskan seluruh unsur akan terus berjuang di lapangan hingga situasi terkendali.
"Insya Allah pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, BMKG, BNPB tidak patah semangat, tidak cuci tangan, tidak lepas tangan. Segala upaya yang memang memungkinkan untuk kita lakukan, kita lakukan," kata Raja Juli.