Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad menghadiri pertemuan dengan ASEAN di Filipina. Foto: ASEAN
Palestina Tegaskan Rekonstruksi Gaza Harus Dipimpin Pemerintah Mereka
Fajar Nugraha • 23 July 2026 18:02
Manila: Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad menegaskan rekonstruksi Gaza harus dipimpin oleh rakyat Palestina di bawah Pemerintah Otoritas Palestina yang sah.
Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan para menteri ASEAN di Pasay City, Filipina, pada Rabu, 22 Juli 2026, yang membahas pembangunan negara Palestina dan strategi pembangunan jangka panjang.
Hamad mengatakan proses rekonstruksi harus sejalan dengan hukum internasional, menjaga keutuhan wilayah Palestina, mencegah pemindahan paksa penduduk, serta melindungi hak atas tempat tinggal, tanah, dan properti warga Palestina.
"Kami memulai rekonstruksi Gaza dan proses itu harus dipimpin oleh Palestina di bawah pemerintahan Palestina yang sah serta sepenuhnya selaras dengan hukum internasional," ujarnya.
Ia juga menegaskan dukungan terhadap Otoritas Palestina menjadi syarat penting bagi terwujudnya solusi dua negara.
"Mereka yang benar-benar percaya pada solusi dua negara harus mendukung Otoritas Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Tanpa pemerintahan Palestina yang berfungsi, tidak akan ada solusi dua negara yang layak," kata Hamad, dikutip dari media Viory, Rabu, 22 Juli 2026.
Selain itu, Hamad menuduh Israel masih menahan dana penerimaan bea dan pajak Palestina yang seharusnya menjadi hak rakyat Palestina. Ia mengatakan penahanan dana tersebut menghambat pembayaran gaji pegawai, penyelenggaraan layanan publik, dan keberlangsungan lembaga pemerintahan.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Filipina Ma. Theresa P. Lazaro kembali menegaskan dukungan negaranya terhadap pembentukan negara Palestina. Ia juga menyerukan agar bantuan kemanusiaan dapat disalurkan tanpa hambatan dan seluruh pihak mematuhi hukum humaniter internasional.
"Filipina berbagi keprihatinan yang semakin besar dari komunitas internasional terhadap situasi kemanusiaan di Palestina. Kami kembali menyerukan penyaluran bantuan kemanusiaan tanpa hambatan serta kepatuhan penuh semua pihak terhadap hukum humaniter internasional," kata Lazaro.
Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 yang diselenggarakan Filipina. Agenda itu digelar dalam kerangka Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD) yang bertujuan menghimpun dukungan pembangunan Asia Timur bagi pembentukan negara Palestina dan penguatan institusi ekonominya.
(Keysa Qanita)