Aksi Heroik Petugas PJL Kereta Api di Pasuruan Gagalkan Percobaan Bunuh Diri

Rekaman CCTV petugas perlintasan KA menggagalkan percobaan bunuh diri di Pasuruan.

Aksi Heroik Petugas PJL Kereta Api di Pasuruan Gagalkan Percobaan Bunuh Diri

Whisnu Mardiansyah • 28 July 2026 23:09

Pasuruan: Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan momen menegangkan ketika seorang petugas jalur lintas (PJL) menyelamatkan nyawa seorang pria yang hendak menabrakkan dirinya ke kereta api di perlintasan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu malam, 26 Juli 2026.

Dalam rekaman tersebut, Shofy Bachtiar, petugas di Pos Jaga 105 Desa Masangan, Kecamatan Bangil, tampak melompat dari dalam pos setelah melihat seorang pria tiba-tiba berjalan di tengah rel saat Kereta Api Sangkuriang jurusan Ketapang–Bandung hendak melintas dari arah timur ke barat.

Meskipun sempat ditarik ke tepi rel, pria tersebut berusaha kembali ke tengah rel. Shofy pun terpaksa menarik paksa pria itu hingga keduanya terjatuh dan terbentur ke pohon di sisi rel, hanya beberapa detik sebelum kereta api melintas dengan kecepatan tinggi.

Shofy Bachtiar mengungkapkan bahwa kejadian itu berlangsung sangat cepat dan menegangkan. Ia mengaku hanya berbekal naluri untuk menyelamatkan nyawa.
 


"Saya lihat dia berjalan di tengah rel, saya langsung lompat dari pos. Saya tarik ke pinggir, tapi dia balik lagi ke tengah. Akhirnya saya tarik paksa sampai terbentur ke pohon. Baru beberapa detik kemudian kereta lewat," ujar Shofy Bachtiar, Selasa, 28 Juli 2026.

Pria yang hendak menabrakkan diri tersebut diketahui bernama Dasuki, warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung barang rongsokan.


Ilustrasi - Kereta api sedang melintas di lintasan antara Stasiun Medan menuju Stasiun Bandar Khalifah ANTARA/Juraidi


Berdasarkan keterangan keluarga, Dasuki mengalami depresi akibat tekanan ekonomi yang dialaminya. Untuk mencegah kejadian serupa terulang, pihak keluarga akhirnya merujuk Dasuki ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang guna mendapatkan perawatan psikologis yang intensif.

*Anda tidak sendirian. Jika merasa ingin menyakiti diri sendiri atau berpikir untuk bunuh diri, hubungi 119 ext. 8 (SEJIWA/Healing119) atau akses www.healing119.id untuk terhubung dengan konselor.

(Whisnu M)