Direktur Haluancorp Awan Karnadjaya. Foto: Dok istimewa
Genjot Operasional, Penerapan Augmented Intelligence Bantu Beragam Industri
Eko Nordiansyah • 19 May 2026 13:37
Jakarta: PT Haluan Rekadaya Konsultindo (Haluancorp) memperkenalkan platform Enterprise Resource Planning (ERP) dengan Augmented Intelligence (Aug-I) yang dirancang khusus untuk operasional bisnis di Indonesia, robustapp. Sistem lokal ini menjadi pilihan di tengah dominasi ERP global di pasar Indonesia.
"Melalui Augmented Intelligence, kami memberikan kecepatan analitik AI kepada eksekutif Indonesia tanpa memindahkan tanggung jawab keputusan keluar dari tangan mereka," kata Direktur Haluancorp Awan Karnadjaya dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 19 Mei 2026.
Selain itu, Haluancorp melihat dimensi risiko ketika ketegangan geopolitik memunculkan ancaman embargo atau pembatasan akses terhadap teknologi asing, perusahaan yang seluruh operasionalnya berjalan di atas infrastruktur asing menghadapi pertanyaan serius tentang kelangsungan bisnisnya.
"Terkait hal ini, selain pilihan untuk berlangganan, robustapp juga menawarkan opsi bagi perusahaan untuk membeli lisensi penggunaan penuh (perpetual license), menempatkan kendali atas data dan infrastruktur di tangan perusahaan," ujarnya.

(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
Intergasi mudah dengan sistem perusahaan
Ia menjelaskan, arsitekturnya yang terbuka juga memungkinkan integrasi dengan sistem yang sudah berjalan, termasuk bagi perusahaan yang menggunakan platform global di level korporat dan membutuhkan solusi tambahan yang memahami konteks Indonesia di level operasional.Secara umum, keberadaan robustapp merupakan jawaban bagi kebutuhan pasar akan sistem dengan fitur-fitur yang diadaptasi dari sistem global yang sudah disesuaikan dengan konteks bisnis Indonesia, terutama dalam kepatuhan terhadap regulasi pemerintah seperti perpajakan dan peraturan ketenagakerjaan.
Selain itu, Aug-I dalam robustapp bekerja sebagai co-pilot analitik bagi eksekutif: menganalisis data operasional lintas seluruh fungsi bisnis, mendeteksi pola dan anomali secara real-time, serta menyajikan sinyal peringatan dini beserta dasar pertimbangannya sebelum masalah operasional berkembang menjadi kerugian finansial.
"Kemampuan ini diperkaya dengan dokumen internal maupun referensi eksternal yang tervalidasi, sejalan dengan pendekatan yang oleh komunitas riset global dikenal sebagai Human-centered AI. Otoritas keputusan tetap mutlak di tangan manusia," jelas dia.
Platform robustapp menawarkan pendekatan quick time-to-value. Sebelum implementasi perencanaan termasuk penyusunan work break-down structure, estimasi, alokasi sumber daya, pengadaan, pelaksanaan aktivitas proyek hingga pelaporan keuangan proyek dalam satu sistem. Dengan robustapp, perusahaan dapat memastikan perencanaan, pemantauan dan kendali seluruh aktivitas proyek menjadi lebih baik, akurat dan real-time.
"Saat ini, robustapp fokus menyasar perusahaan di industri manufaktur, distribusi dan perdagangan, konstruksi, jasa profesional berbasis proyek, serta organisasi dengan struktur multi-entitas," ungkapnya.