2,2 Juta Wisatawan Serbu Yogyakarta di Libur Akhir Tahun

Candi Prambanan, salah satu destinasi dengan kunjungan terbanyak wisatawan saat libur Nataru. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

2,2 Juta Wisatawan Serbu Yogyakarta di Libur Akhir Tahun

Ahmad Mustaqim • 6 January 2026 08:41

Yogyakarta: Angka kunjungan wisatawan ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai sekitar 2,2 juta orang selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Jumlah itu berada jauh di bawah perkiraan awal Kementerian Perhubungan yang sempat memproyeksikan hingga 7 juta orang.

“Jumlah wisatawan pada 20 Desember 2025 - 4 Januari 2026 tercatat sebanyak 2.270.228 orang,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, Selasa, 6 Januari 2026.

Imam menjelaskan, pada libur Nataru tahun lalu jumlah wisatawan yang mengunjungi destinasi di DIY sebanyak 1.513.081 orang. Artinya, terjadi peningkatan sebesar 50,40 persen pada periode yang sama tahun ini.

Kota Yogyakarta menduduki urutan teratas dengan 946.191 kunjungan wisatawan. Posisi selanjutnya diisi Kabupaten Sleman dengan 729.673 kunjungan, lalu Kabupaten Gunungkidul dengan 339.430 kunjungan.

“Kabupaten Bantul 168.896 wisatawan dan Kabupaten Kulon Progo 73.430 wisatawan,” ucap Imam.
 


Dispar DIY juga merilis tiga besar destinasi paling banyak dikunjungi di setiap kabupaten/kota. Di Kabupaten Bantul, destinasi utama adalah Pantai Parangtritis dan Depok, Pantai Baru dan Pandansimo, serta Goa Cemara. Di Kabupaten Gunungkidul, wisatawan paling banyak mendatangi Pantai Baron dan Watu Lumbung, Watugupit, serta Pantai Gesing.

Sementara itu, destinasi favorit di Kabupaten Kulonprogo adalah Pantai Glagah, Pantai Congot, dan Waduk Sermo. Di Kota Yogyakarta, kunjungan tertinggi berada di Gembira Loka Zoo, Taman Pintar, dan Kedhaton. Sedangkan di Kabupaten Sleman, kawasan favorit tetap Kaliadem, Candi Prambanan, dan Kawasan Kaliurang.

Imam mengungkapkan sejumlah faktor yang mendorong peningkatan kunjungan tersebut. Selain kemudahan akses transportasi, peningkatan juga didorong oleh membaiknya daya beli masyarakat serta berbagai inovasi dari pelaku pariwisata.

“Selain adanya peningkatan jumlah kunjungan di destinasi wisata, hal ini juga terasa di sektor akomodasi. Menurut informasi PHRI DIY, tingkat hunian kamar di DIY selama libur Nataru berkisar di angka 80 persen,” jelas Imam.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)