Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Polda Sumsel, AKBP dr. Andrianto Sp.OG. (Metro TV/ Jian Piere Papin)
Keluarga Korban Tabrakan di Muratara Diminta Segera Datangi Posko Ante Mortem
Jian Piere Papin • 7 May 2026 12:31
Palembang: Sebanyak 16 kantong jenazah korban kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Polda Sumatra Selatan (Sumsel).
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Polda Sumsel, AKBP dr. Andrianto Sp.OG, mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera datang ke posko untuk memberikan data pendukung guna membantu proses identifikasi korban.
"Untuk keluarga yang ada di sini, silakan langsung melapor ke posko ante mortem. Nanti akan dinilai siapa saja yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya," katanya di Palembang, Kamis, 7 Mei 2026.
Pihak keluarga diminta membawa data pendukung seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), ijazah, rekam medis, data gigi, maupun ciri khusus lainnya yang dapat membantu proses pencocokan data ante mortem dan post mortem. Proses ini harus dilakukan secara teliti agar identitas korban dapat dipastikan secara akurat.
“Karena banyak jenazah yang mengalami luka bakar, proses identifikasi kemungkinan akan cukup sulit dan membutuhkan waktu beberapa hari. Identifikasi akan dimulai dari pendataan data yang diperoleh dari pihak keluarga,” ungkap Andri.

Sebanyak 16 kantong jenazah korban kecelakaan maut di Musi Rawas Utara (Muratara) tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel. (Metro TV/ Jian Piere Papin)
Seluruh jenazah sebelumnya telah dievakuasi dari RS Aisyah Lubuklinggau untuk menjalani proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI). Kondisi para korban sangat memprihatinkan karena sebagian besar meninggal dunia dalam keadaan hangus terbakar, bahkan sejumlah jenazah mengalami luka bakar hingga 100 persen sehingga menyulitkan proses identifikasi.
Sebelumnya, kecelakaan tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatra Selatan, sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu, 6 Mei 2026. Peristiwa ini melibatkan bus ALS dan truk tangki BBM yang terbakar hebat setelah tabrakan.