Kuba Alami Pemadaman Listrik Secara Nasional Usai Jaringan Runtuh Total

Kuba dalam kegelapan karena listrik padam. Foto: Anadolu

Kuba Alami Pemadaman Listrik Secara Nasional Usai Jaringan Runtuh Total

Fajar Nugraha • 17 March 2026 12:27

Havana: Pihak berwenang berupaya memulihkan layanan listrik di Kuba, setelah defisit menyebabkan kegagalan jaringan.

Cuba’s Electric Union (UNE) melaporkan pada Senin 16 Maret 2026 bahwa sistem listrik di pulau itu mengalami keruntuhan total dan mengumumkan bahwa upaya sedang dilakukan untuk memulihkan layanan listrik di seluruh negeri.

Menurut UNE, badan negara yang bertanggung jawab untuk memasok listrik di seluruh pulau, sistem energi nasional telah terpengaruh oleh defisit pembangkitan pada hari sebelumnya.

“Ini disebabkan karena permintaan listrik melebihi pasokan yang tersedia, yang akhirnya memicu pemadaman listrik nasional,” ujar pihak UNE, seperti dikutip Anadolu, Selasa 17 Maret 2026.

Kapasitas pembangkit listrik tidak mampu memenuhi permintaan sejak hari Minggu. Menurut Sistem Listrik Nasional, pada hari Senin sistem tersebut memiliki sekitar 1.140 megawatt (MW) kapasitas pembangkitan yang tersedia, sementara permintaan listrik mencapai 2.347 MW, yang mengakibatkan pemadaman listrik yang meluas.

Meskipun sistem tersebut mencakup 52 pembangkit listrik tenaga surya yang dimaksudkan untuk membantu mengimbangi kekurangan pembangkit listrik berbasis minyak dan diesel, produksi fotovoltaik -,yang mencapai output maksimum 732 MW,- tidak cukup untuk mencegah keruntuhan sistem.

Pihak berwenang telah meluncurkan rencana darurat untuk memulihkan pasokan listrik, dimulai dengan pengoperasian Unit 4 pembangkit listrik termoelektrik Cienfuegos, yang memiliki kapasitas pembangkitan 80 megawatt.

Pemadaman listrik besar-besaran ini terjadi setelah pemerintah AS sepenuhnya menghentikan pasokan minyak ke pulau tersebut, yang semakin memperburuk kekurangan energi di Kuba.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)