Jalan Tol Cikampek. Foto: Dok. Jasa Marga.
39 Ribu Kendaraan Bakal Kembali ke Jakarta pada 17 Februari
Fachri Audhia Hafiez • 16 February 2026 23:44
Jakarta: PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mulai bersiap menghadapi gelombang arus balik usai periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Berdasarkan data evaluasi lalu lintas, pengelola jalan tol memproyeksikan puncak arus kendaraan yang kembali menuju Jakarta akan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, dengan perkiraan lonjakan volume kendaraan yang signifikan di sejumlah gerbang tol utama.
“Seiring dengan berakhirnya periode libur panjang, JTT memproyeksikan peningkatan volume lalu lintas arus balik pada Selasa, 17 Februari 2026, yang diperkirakan mencapai 39.379 kendaraan dari arah timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama atau naik 53,75 persen dari lalu lintas normal sebanyak 25.612 kendaraan,” ujar VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangan resminya, Senin, 16 Februari 2026.
Ria menjelaskan bahwa selama periode H-4 hingga H-2 Imlek, tercatat sebanyak 119.532 kendaraan telah meninggalkan Jakarta menuju Wilayah Timur Trans Jawa. Sebaliknya, arus kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta melalui GT Cikampek Utama hingga saat ini tercatat sebanyak 95.039 unit.
Kenaikan volume kendaraan ini tidak hanya terjadi di koridor Jakarta-Cikampek, tetapi juga merata di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Termasuk GT Kalikangkung dan GT Warugunung.
Untuk mengantisipasi kemacetan pada puncak arus balik besok, JTT telah menyiagakan langkah mitigasi mulai dari optimalisasi gardu tol hingga koordinasi intensif dengan pihak Kepolisian untuk kemungkinan rekayasa lalu lintas. Pengguna jalan diimbau untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar, serta sebisa mungkin menghindari jam-jam puncak untuk melakukan perjalanan.
"JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memilih waktu perjalanan yang lebih optimal guna menghindari kepadatan pada jam-jam puncak. Pastikan kondisi kendaraan laik jalan dan kondisi fisik pengemudi tetap prima," kata Ria.