Bertolak ke Rusia, Prabowo Bakal Bahas Agenda Strategis dengan Putin

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Vladivostok, Rusia dari Lanud Halim Perdanakusuma. Foto: BPMI Setpres.

Bertolak ke Rusia, Prabowo Bakal Bahas Agenda Strategis dengan Putin

Gabriella Thesa Widiari • 2 September 2026 07:18

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia, pada Selasa malam, 1 September 2026. Salah satu agenda kunjungannya yaitu membahas kerja sama bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden akan mendorong kerja sama bilateral yang konkret dan saling menguntungan antara Indonesia-Rusia. Khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, energi, dan sektor strategis lainnya.

"Politik luar negeri Indonesia tetap bebas aktif. Bapak Presiden Prabowo membangun hubungan baik dengan semua negara, memperluas persahabatan, sekaligus memastikan diplomasi Indonesia menghasilkan manfaat konkret bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat," ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Rabu, 2 September 2026.

Teddy mengatakan, Rusia menempatkan Indonesia sebagai salah satu mitra penting dan strategis di kawasan Asia-Pasifik. Indonesia juga dipandang sebagai anggota ASEAN yang memiliki peran penting, sekaligus salah satu representasi utama Global South dan dunia Muslim.

“Indonesia dipandang Rusia sebagai salah satu mitra utama dan strategis di Asia-Pasifik, anggota ASEAN yang dihormati, serta salah satu negara penting yang merepresentasikan Global South dan dunia Muslim. Ini menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam percaturan global,” ucap Teddy.

Adapun kunjungan Prabowo ke Rusia untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan utama yang digelar di Far Eastern Federal University (FEFU). Prabowo diundang khusus oleh Putin.

Teddy mengatakan, kehadiran Presiden sebagai tamu kehormatan utama dalam forum tersebut mencerminkan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Rusia. Sekaligus menunjukkan posisi strategis Indonesia yang semakin diperhitungkan di kawasan Asia-Pasifik dan dunia.

“Ini kali kedua Presiden Prabowo dipercaya menjadi tamu kehormatan dalam forum ekonomi internasional yang diselenggarakan oleh Rusia, setelah sebelumnya pada tahun lalu hadir dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF),” kata Teddy.


Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada April 2026. Foto: BPMI Setpres. 

Sebagai informasi, Prabowo bersama rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa malam, 1 September 2026 pukul 23.30 WIB. 

Dalam penerbangan menuju Vladivostok, Rusia, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat negara. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Jajaran menteri yang mengikuti rapat terbatas di kediaman pribadi Presiden, Hambalang, turut melepas keberangkatan Presiden Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma.

Jajaran pejabat yang melepas keberangkatan Presiden Prabowo, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.

(Gabriella Thesa Widiari)