Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Melanda 3 Kecamatan di Tanggamus

Hujan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau melanda tiga kecamatan di Kabupaten Tanggamus, Lampung. (Metro TV/ Suranto)

Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Melanda 3 Kecamatan di Tanggamus

Metro TV • 5 September 2026 16:47

Tanggamus: Hujan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau melanda tiga kecamatan di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Abu vulkanik menyebar hingga ke permukiman warga dan membuat jarak pandang terbatas. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tanggamus, Hendarman Wahid, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di sejumlah wilayah terdampak.

"Terkait hujan abu vulkanik di wilayah Kabupaten Tanggamus, yaitu terjadi di Pematang Sawa, Kelumbayan, dan Cukuh Balak," kata Hendarman di Tanggamus, Sabtu, 5 September 2026. 


Hendarman meminta masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak. Warga yang harus beraktivitas di luar rumah diimbau menggunakan masker untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

"Diimbau kepada masyarakat tetap waspada dan mempercayai informasi yang berasal dari sumber resmi yaitu BPBD Kabupaten Tanggamus, BMKG, dan pemerintah daerah," ujarnya. 

Berdasarkan pantauan Metro TV, abu vulkanik terlihat menutupi permukiman warga, sekolah, hingga tempat ibadah. Jarak pandang di sejumlah lokasi juga terbatas hingga sekitar 300 meter.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Tanggamus melalui Puskesmas Martanda mendirikan posko darurat. Petugas juga membagikan ribuan masker dan obat-obatan ke pekon yang terdampak.


Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Metro TV/ Suranto)


Meski Gunung Anak Krakatau berstatus Level III (Siaga) dan masih mengalami erupsi, hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian material.

Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda erupsi berulang sejak Jumat, 4 September, hingga Sabtu dini hari. Aktivitas erupsi tersebut memicu sebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah di sekitarnya. (Suranto)

(Silvana Febiari)