Banjir Susulan di Cianjur, Ratusan Jiwa Mengungsi

Ilustrasi banjir. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

Banjir Susulan di Cianjur, Ratusan Jiwa Mengungsi

Lukman Diah Sari • 4 May 2026 20:54

Cianjur: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat 65 kepala keluarga terdiri atas 198 jiwa warga Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber, menempati sejumlah lokasi pengungsian karena banjir kembali menggenangi perkampungan, Senin, 4 Mei 2026. Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat mengatakan sebagian besar menempati pengungsian di balai desa dan rumah saudara yang dinilai aman dari banjir. 

Pada Senin petang warga yang sempat kembali ke rumah memilih untuk kembali mengungsi. Karena hujan deras kembali turun dengan intensitas tinggi, sehingga dapat memicu terjadinya banjir susulan.

"Sebagian besar perempuan dan anak yang mengungsi ke sejumlah tempat termasuk balai desa dan rumah saudaranya. Petugas gabungan TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan Cianjur melakukan penanganan cepat membantu warga membersihkan lumpur sisa banjir," kata Asep, melansir Antara.


Warga Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat terpaksa mengungsi ke sejumlah titik termasuk madrasah karena banjir sempat melanda perkampungan dengan ketinggian mencapai dua meter, Senin (4/5/2026). ANTARA/Ahmad Fikri

Dia menjelaskan banjir kedua kalinya itu tidak menyebabkan kerusakan atau korban jiwa, namun ketinggian air mencapai dua meter atau lebih tinggi dibandingkan banjir pertama beberapa hari yang lalu. Sejumlah bantuan sudah disalurkan guna kebutuhan warga selama mengungsi.

Pihaknya meminta warga terutama perempuan dan anak untuk mengungsi ke sejumlah titik yang sudah disediakan saat hujan kembali turun pada petang hingga malam. Hingga Senin siang, petugas gabungan bersama warga masih berupaya membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir dan membersihkan lingkungan sekitar.

"Kami meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana, terlebih ketika hujan kembali turun pada petang dan malam hari," katanya.

Dia menambahkan, banjir juga melanda perkampungan warga di Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, di mana sekitar sembilan kepala keluarga sempat mengungsi. Namun selang satu jam tepatnya pada Senin dini hari air sudah kembali surut dan warga sudah kembali ke rumah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)