Taiwan mengusulkan hukuman penjara minimal satu tahun bagi pelaku penghindaran wajib militer sebagai upaya memperkuat efek jera. (Anadolu Agency)
Taiwan Usulkan Hukuman Minimal Satu Tahun bagi Penghindar Wajib Militer
Willy Haryono • 14 June 2026 15:12
Taipei: Taiwan mengusulkan perubahan undang-undang yang akan memperberat hukuman bagi pria yang menghindari wajib militer. Dalam rancangan aturan terbaru, pelanggar dapat dijatuhi hukuman penjara minimal satu tahun dan maksimal lima tahun.
Kementerian Dalam Negeri Taiwan menyatakan usulan tersebut muncul setelah sejumlah kasus yang mendapat perhatian publik, termasuk dugaan penghindaran wajib militer oleh beberapa figur publik dan kalangan hiburan.
Menurut kementerian, wajib militer merupakan kewajiban konstitusional bagi pria yang memenuhi syarat untuk menjalani dinas militer.
Pemerintah Taiwan menilai sanksi yang berlaku saat ini belum cukup efektif untuk mencegah praktik penghindaran wajib militer.
Sejumlah kasus yang terungkap menunjukkan adanya berbagai upaya untuk menghindari dinas militer, mulai dari memperpanjang masa tinggal di luar negeri, sengaja melukai diri sendiri, hingga mengubah kondisi fisik agar tidak memenuhi persyaratan kesehatan.
Kasus-kasus tersebut memicu perhatian luas di masyarakat dan mendorong pemerintah untuk mengevaluasi aturan yang ada.
Ancaman Penjara Minimal Satu Tahun
Berdasarkan ketentuan yang berlaku saat ini, pelaku penghindaran wajib militer dapat dikenai hukuman penjara hingga lima tahun.Namun, Kementerian Dalam Negeri Taiwan menyebut banyak kasus berakhir dengan penangguhan penuntutan, penghentian perkara, atau hukuman penjara enam bulan atau kurang yang dapat diganti dengan pembayaran denda.
Melalui revisi yang diusulkan, hukuman akan diubah menjadi pidana penjara antara satu hingga lima tahun tanpa opsi hukuman yang terlalu ringan.
Pemerintah menyatakan langkah tersebut bertujuan memperkuat efek jera sekaligus menjaga prinsip keadilan dalam pelaksanaan kewajiban wajib militer.
Selain itu, usulan perubahan aturan juga mencakup peningkatan sanksi bagi pria yang sengaja menunda proses wajib militer hingga melewati batas usia yang ditentukan sehingga tidak lagi memenuhi syarat untuk dipanggil bertugas.
Baca juga: Taiwan Kerahkan Jet Tempur usai Tiongkok Gelar Patroli Tempur Kedua