SVP Strategy & Business Pintu Andy Putra. Foto: Dok istimewa
Ramai Investasi Kripto, Edukasi Pengelolaan Aset Digital Digenjot
Eko Nordiansyah • 3 March 2026 15:00
Jakarta: PT Pintu Kemana Saja (Pintu) mendorong peningkatan literasi mengenai investasi kripto. Platform investasi aset kripto ini menjalin kerja sama dengan Asosiasi Rumah Kost Indonesia (ARKI) dengan menjadi sponsor Gathering Akbar ARKI dengan tema “Merancang Warisan, Mengamankan Masa Depan Bisnis Kost” di Yogyakarta.
SVP Strategy & Business Pintu Andy Putra mengapresiasi rekan-rekan ARKI yang telah membuka ruang kolaborasi dan diskusi mengenai perkembangan industri rumah kost dan aset kripto. Pintu melihat anggota ARKI sangat terbuka dan antusias mempelajari cara kerja investasi aset kripto, termasuk memahami manfaat dan risikonya.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah dan pemahaman yang komprehensif mengenai industri aset digital,” ujar Andy dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Maret 2026.
Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan literasi aset kripto, Pintu memberikan edukasi mengenai dasar-dasar investasi kripto, manajemen risiko, serta pentingnya melakukan riset sebelum berinvestasi. Edukasi ini ditujukan agar para pengusaha kost dapat mengelola hasil usaha mereka secara lebih terdiversifikasi dan terukur.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Kelola keuntungan dengan aset digital
Ketua ARKI Florencia Irena Lipin menyambut baik kehadiran Pintu di acara Gathering Akbar ARKI Yogyakarta sebagai langkah yang sangat positif dan inovatif. Kami menilai Pintu membantu memberikan wawasan baru bagi para pemilik kost keuntungan dari hasil sewa dapat dikelola lebih produktif melalui aset digital.“Selain itu, antarmuka aplikasi Pintu yang user-friendly memudahkan para owner kost yang baru mengenal kripto, yang mayoritas berasal dari Generasi X. Hal ini menunjukkan bisnis properti tradisional seperti rumah kost tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi finansial,” kata dia.
Industri kripto dan industri properti kini semakin terhubung melalui pemanfaatan teknologi blockchain, salah satunya melalui tokenisasi aset properti. Dikutip dari Pintu Academy, tokenisasi properti merupakan proses di mana nilai properti fisik direpresentasikan menjadi token digital yang dapat dibeli, dijual, dan diperdagangkan di platform blockchain.
“Setiap token mewakili kepemilikan sebagian atas properti tersebut, sehingga memungkinkan investor untuk berpartisipasi dalam pasar properti secara lebih fleksibel,” jelas Andy.
Berdasarkan data dari Deloitte Center for Financial Services, pasar tokenisasi properti diproyeksikan tumbuh dari sekitar USD300 miliar pada 2024 menjadi USD4 triliun pada 2035. Proyeksi ini menunjukkan besarnya potensi integrasi antara sektor properti dan teknologi blockchain di masa depan.
“Ke depan, kami berharap Pintu dan ARKI dapat terus menjadi mitra strategis dalam menghadirkan edukasi dan akses investasi yang aman serta transparan. Kami percaya kolaborasi lintas industri seperti ini dapat memperluas literasi keuangan digital dan membuka peluang diversifikasi aset bagi para pengusaha kost di Indonesia,” tutup Andy Putra.